Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050

Senin, 06 Juli 2026 - 07:45 WIB
loading...
A A A
Sentimen utama datang dari data tenaga kerja AS Juni yang lebih lemah dari ekspektasi, dengan nonfarm payrolls bertambah 57.000 pekerjaan dibanding proyeksi 110.000 dan tingkat pengangguran bertahan di 4,2%, sehingga meredam kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

Meski sesi terakhir mixed, kinerja mingguan indeks utama AS masih positif: Dow +2,0%, S&P 500 +1,8%, dan Nasdaq +2,1%. Di pasar komoditas, emas kembali menguat ke sekitar USD4.174/oz seiring turunnya ekspektasi kenaikan suku bunga, sedangkan minyak relatif stabil dengan Brent sekitar USD71,94/barel dan WTI sekitar USD68,78/barel di tengah membaiknya arus tanker melalui Strait of Hormuz dan sinyal peningkatan pasokan OPEC.

Baca Juga: IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos

"Memasuki pekan depan 6-10 Juli, pasar global akan mencermati final S&P Global Services PMI dan, data trade balance AS, rilis FOMC minutes pada Rabu, jobless claims, serta awal musim laporan keuangan dari emiten seperti PepsiCo dan lain-lain," tegasnya.

Sementara itu dari domestik, memasuki pekan perdagangan 6-10 Juli 2026, IHSG akan dipengaruhi oleh kombinasi agenda data domestik dan arah kebijakan global. Dari dalam negeri, pasar akan mencermati rilis cadangan devisa Juni pada Selasa (7/7), consumer confidence Juni pada Rabu (8/7), serta retail sales Mei pada Kamis (9/7).

"Data tersebut penting karena inflasi Juni sudah meningkat ke 3,34% yoy dari 3,08% yoy pada Mei, sementara core inflation juga naik ke 2,76%, menandakan tekanan harga mulai lebih sensitif terhadap pelemahan Rupiah dan biaya logistik," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 1,06% ke Level 5.806
IHSG Jaga Tren Positif,...
IHSG Jaga Tren Positif, Hari Ini Ditutup Menguat ke 5.744
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
Pengamat: BUMN Bukan...
Pengamat: BUMN Bukan Tempat Bagi-bagi Jabatan
Rebranding Fave Pamanukan...
Rebranding Fave Pamanukan Hadirkan Standar Baru Hotel Budget di Pantura
Berita Terkini
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved