Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Senin, 06 Juli 2026 - 08:43 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Negara-negara Kaya Minyak Seharusnya Bayar Pajak Iklim, Nilainya Capai Rp383,6 Triliun
Bagi pemerintah Guyana, sektor minyak menjelma menjadi mesin pencetak uang yang luar biasa. Tahun ini, pendapatan pemerintah Guyana diperkirakan meroket dengan mengantongi USD4,3 miliar (sekitar Rp76,6 triliun) dari sektor minyak, melonjak 67% dibanding tahun lalu.
Sementara itu konsorsium Exxon akan segera mencapai titik balik modal (break-even). Artinya, kontrak bagi hasil untuk Guyana akan otomatis melonjak drastis dari yang tadinya hanya 12,5% menjadi 50% dari keuntungan minyak atau melompat empat kali lipat.
Tidak puas hanya dengan minyak mentah, pekan lalu Exxon juga resmi mengajukan izin lingkungan untuk mengembangkan penemuan gas kondensat di Haimara guna membangun industri gas domestik.
Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah Guyana mulai memperketat aturan konten lokal (local content). Mereka mewajibkan perusahaan minyak melibatkan pengusaha lokal dalam rantai bisnis penunjang, mulai dari logistik, katering, hingga perhotelan.
Jika Guyana berhasil mengelola miliaran dolar ini dengan bijak dan menghindari jebakan kutukan tersebut, negara kecil ini tidak hanya akan menjadi pemenang di tengah perang Iran, tetapi juga menjelma menjadi salah satu negara paling makmur di dunia.
Bagi pemerintah Guyana, sektor minyak menjelma menjadi mesin pencetak uang yang luar biasa. Tahun ini, pendapatan pemerintah Guyana diperkirakan meroket dengan mengantongi USD4,3 miliar (sekitar Rp76,6 triliun) dari sektor minyak, melonjak 67% dibanding tahun lalu.
Sementara itu konsorsium Exxon akan segera mencapai titik balik modal (break-even). Artinya, kontrak bagi hasil untuk Guyana akan otomatis melonjak drastis dari yang tadinya hanya 12,5% menjadi 50% dari keuntungan minyak atau melompat empat kali lipat.
Tidak puas hanya dengan minyak mentah, pekan lalu Exxon juga resmi mengajukan izin lingkungan untuk mengembangkan penemuan gas kondensat di Haimara guna membangun industri gas domestik.
Awas Ancaman Nyata Kutukan Sumber Daya
Meskipun berada di atas angin, para pengamat mengingatkan bahwa Guyana belum sepenuhnya aman dari ancaman klasik: Resource Curse (Kutukan Sumber Daya Alam). Sejarah mencatat banyak negara berkembang yang mendadak kaya karena minyak justru berakhir dengan inflasi tinggi, korupsi, dan kehancuran sektor ekonomi lainnya.Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah Guyana mulai memperketat aturan konten lokal (local content). Mereka mewajibkan perusahaan minyak melibatkan pengusaha lokal dalam rantai bisnis penunjang, mulai dari logistik, katering, hingga perhotelan.
Jika Guyana berhasil mengelola miliaran dolar ini dengan bijak dan menghindari jebakan kutukan tersebut, negara kecil ini tidak hanya akan menjadi pemenang di tengah perang Iran, tetapi juga menjelma menjadi salah satu negara paling makmur di dunia.
(akr)
Lihat Juga :