IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Senin, 06 Juli 2026 - 09:37 WIB
loading...
IHSG hari ini pada perdagangan, Senin (6/7/2026) dibuka menguat 0,30% ke level 5.893. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini pada perdagangan, Senin (6/7/2026) dibuka menguat 0,30% ke level 5.893. Setelahnya indeks terus melaju menghijau hingga menyentuh posisi 5.917 untuk menjaga tren positif.
Pada pembukaan IHSG pagi ini, terpantau ada 284 saham menguat, 150 melemah, dan 525 lainnya stagnan. Transaksi awal menyentuh Rp464 miliar, dengan volume 875 juta lembar saham.
Indeks LQ45 melemah 0,42% ke 579, indeks JII menguat 0,51% ke 349, indeks MNC36 melemah 0,46% ke 253, dan IDX30 melemah 0,49% jadi 327. Baca Juga: Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Untuk indeks sektoral yang berada di zona hijau seperti energi, konsumer siklikal, infrastruktur, properti, bahan baku, teknologi, transportasi. Sedangkan yang melemah ada konsumer non siklikal, keuangan, industri, kesehatan.
Tiga saham yang memimpin top gainers antara lain PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA), PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), dan PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI). Sedangkan top losersnya dihuni oleh Panin Asset Management, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA), dan PT Futura Energi Global Tbk (FUTR).
Baca Juga: IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Sebelumnya Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah memproyeksikan, IHSG masih berada pada fase konsolidasi dengan bias hati-hati. Koreksi mingguan yang relatif tipis menunjukkan tekanan jual mulai lebih terkendali, namun penurunan nilai transaksi dan outflow asing year to date yang masih besar membuat kualitas rebound belum sepenuhnya kuat.
"Untuk pekan 6-10 Juli, area support terdekat IHSG berada di 5.800-5.760, dengan support lanjutan di 5.650 apabila tekanan rupiah atau sentimen global kembali memburuk. Sementara itu, resistance terdekat berada di 5.950, lalu area psikologis 6.000-6.050 yang perlu ditembus dengan volume lebih solid dan konfirmasi foreign inflow agar tren pemulihan menjadi lebih valid," jelasnya.
Pada pembukaan IHSG pagi ini, terpantau ada 284 saham menguat, 150 melemah, dan 525 lainnya stagnan. Transaksi awal menyentuh Rp464 miliar, dengan volume 875 juta lembar saham.
Indeks LQ45 melemah 0,42% ke 579, indeks JII menguat 0,51% ke 349, indeks MNC36 melemah 0,46% ke 253, dan IDX30 melemah 0,49% jadi 327. Baca Juga: Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Untuk indeks sektoral yang berada di zona hijau seperti energi, konsumer siklikal, infrastruktur, properti, bahan baku, teknologi, transportasi. Sedangkan yang melemah ada konsumer non siklikal, keuangan, industri, kesehatan.
Tiga saham yang memimpin top gainers antara lain PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA), PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), dan PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI). Sedangkan top losersnya dihuni oleh Panin Asset Management, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA), dan PT Futura Energi Global Tbk (FUTR).
Baca Juga: IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Sebelumnya Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah memproyeksikan, IHSG masih berada pada fase konsolidasi dengan bias hati-hati. Koreksi mingguan yang relatif tipis menunjukkan tekanan jual mulai lebih terkendali, namun penurunan nilai transaksi dan outflow asing year to date yang masih besar membuat kualitas rebound belum sepenuhnya kuat.
"Untuk pekan 6-10 Juli, area support terdekat IHSG berada di 5.800-5.760, dengan support lanjutan di 5.650 apabila tekanan rupiah atau sentimen global kembali memburuk. Sementara itu, resistance terdekat berada di 5.950, lalu area psikologis 6.000-6.050 yang perlu ditembus dengan volume lebih solid dan konfirmasi foreign inflow agar tren pemulihan menjadi lebih valid," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :