Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir

Selasa, 07 Juli 2026 - 09:13 WIB
loading...
A A A
Bank sentral Nigeria kemungkinan akan kembali menurunkan suku bunga mulai Juli, meski dengan hati-hati saat para pembuat kebijakan menilai dampak gencatan senjata AS-Iran terhadap harga.

Para pejabat mempertahankan suku bunga di 26,5% pada pertemuan terakhir mereka di bulan Mei, dengan proyeksi kenaikan inflasi jangka pendek yang moderat.

13. Bank of Korea

Suku bunga acuan saat ini: 2,5%
Perkiraan 2026: 3%

Perkiraan 2027: 3,5%

Bank of Korea memasuki paruh kedua 2026 dengan fokus bergeser dari memberi sinyal kebijakan yang lebih ketat menjadi memutuskan kapan akan menaikkan suku bunga pertama mereka, setelah inflasi yang lebih tinggi, pertumbuhan yang kuat didorong oleh semikonduktor, dan meningkatnya risiko properti mendorong pembuat kebijakan mengambil sikap paling agresif dalam beberapa tahun terakhir.

Bank sentral akan menggelar pertemiuan berikutnya pada 16 Juli, dengan pasar mengamati apakah data terbaru membenarkan kenaikan lebih cepat daripada nanti.

14. Bank Sentral Australia

Target suku bunga saat ini: 4,35%
Proyeksi untuk akhir 2026: 4,35%
Proyeksi untuk akhir 2027: 3,35%

Pasar uang hampir terbagi rata apakah para pembuat kebijakan akan mempertahankan suku bunga atau menaikkannya 25 basis poin hingga akhir tahun.

Bank Sentral Australia mempertahankan sikap hawkish pada Juni setelah menaikkan suku bunga dalam tiga pertemuan pertamanya tahun ini. Bank sentral berusaha mendinginkan permintaan untuk menurunkan inflasi yang kembali meningkat akibat kejutan energi di Timur Tengah.

15. Bank Sentral Argentina

Bank sentral Argentina sekarang menargetkan agregat moneter. Argentina belum menetapkan suku bunga kebijakan sejak Juni 2025, saat mereka mengadopsi kerangka kerja penargetan moneter.

Baca Juga: Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS

Kondisi keuangan cukup longgar, dengan pinjaman rumah tangga bermasalah berada pada level tertinggi sejak bank sentral mulai mencatat data pada 2010. Inflasi bulanan melambat pada Mei ke level terendah dalam delapan bulan, yaitu 2,1%, menurun dari periode ketika perang di Timur Tengah menambah tekanan pada harga konsumen. Kenaikan biaya hidup diperkirakan turun di bawah 2% pada Juni.

Daya Tahan Ekonomi Dunia Sedang Diuji

Meskipun proyeksi menunjukkan ekonomi global sejauh ini cukup tangguh menghadapi rentetan guncangan, nafsu Trump terhadap disrupsi -mulai dari perang tarif dagang hingga konflik geopolitik- akan terus menguji batas ketahanan tersebut.

Bagi masyarakat luas, pesan dari laporan ini sangat jelas, amankan pos keuangan Anda, kurangi utang konsumtif dengan bunga mengambang (floating rate), karena biaya uang (cost of money) dipastikan akan tetap mahal dalam jangka waktu yang lama.

Bagaimana dampak kenaikan suku bunga global ini memengaruhi rencana keuangan atau cicilan Anda tahun ini?
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Rekomendasi
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved