Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata

Rabu, 08 Juli 2026 - 08:35 WIB
loading...
A A A
Ditambah jangan lupakan QRIS kepunyaan Indonesia, hingga penggunaan Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) untuk perdagangan antar-negara.

Masuknya Indonesia ke BRICS+ dan Sindiran untuk Donald Trump

Aliansi ini kini telah bermutasi menjadi BRICS+, sebuah platform raksasa yang mewakili suara wilayah Global South (Arah Selatan Dunia). Di dalam lingkaran baru ini, bercokol kekuatan ekonomi besar seperti Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, Ethiopia, Iran, termasuk Indonesia.

Makin kuatnya cengkeraman ekonomi BRICS+ bahkan mulai membuat para pemimpin di Washington ketakutan. O'Neill bahkan melontarkan sindiran menggelitik terkait perubahan sikap drastis politik di Amerika Serikat.

"Saya sering bercanda, seingat saya tidak ada satu pun Presiden AS dalam 25 tahun terakhir yang sudi menyebut nama BRICS. Tapi sekarang, Donald Trump bahkan tidak bisa berhenti membicarakan mereka," kata O'Neill.

Melihat pergeseran besar ini, O'Neill bersama Gemma Chenger Deng mendirikan BRICS+ Thinking, sebuah platform kebijakan nonprofit yang didanai secara mandiri. Tujuannya adalah untuk memublikasikan indeks pertumbuhan serta mendorong kolaborasi antara negara Barat dan blok BRICS+ agar tidak terjadi benturan ekonomi yang merusak tatanan dunia, terutama di sektor AI, perubahan iklim, dan transisi energi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved