Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Rabu, 08 Juli 2026 - 18:04 WIB
loading...
Nilai tukar rupiah kembali merosot ke level psikologis Rp 18.000 per dolar AS. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah di pasar spot gagal mempertahankan posisinya dan kembali merosot ke atas level psikologis Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada penutupan perdagangan Rabu (8/7/2026), mata uang Garuda bertengger di posisi Rp 18.014 per dolar AS.
Angka tersebut mencerminkan depresiasi sebesar 0,19% dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.980 per dolar AS. Sepanjang pergerakan harian, rupiah bahkan sempat tertekan hingga menyentuh angka Rp 18.018 per dolar AS.
Baca Juga: BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Sementara itu, pergerakan nilai tukar mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi hingga pukul 15.00 WIB. Rupee India mencatatkan kinerja terburuk di Asia dengan penyusutan terdalam mencapai 0,24%.
Koreksi juga dialami oleh baht Thailand yang turun 0,13% dan peso Filipina yang ditutup minus 0,11%, disusul oleh pelemahan yen Jepang sebanyak 0,09%. Pada sore ini, yuan China turut tergelincir tipis sebesar 0,02% di hadapan the greenback.
Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Di sisi lain, won Korea Selatan tampil sebagai mata uang dengan performa penguatan terbaik di Asia berkat lonjakan hingga 0,77%. Tren positif ini dibuntuti oleh dolar Taiwan yang ditutup naik 0,36%. Mata uang lain yang juga terapresiasi adalah dolar Singapura sebesar 0,06% dan ringgit Malaysia yang menguat 0,05%, sedangkan dolar Hong Kong tercatat melemah tipis 0,02%.
Angka tersebut mencerminkan depresiasi sebesar 0,19% dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.980 per dolar AS. Sepanjang pergerakan harian, rupiah bahkan sempat tertekan hingga menyentuh angka Rp 18.018 per dolar AS.
Baca Juga: BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Sementara itu, pergerakan nilai tukar mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi hingga pukul 15.00 WIB. Rupee India mencatatkan kinerja terburuk di Asia dengan penyusutan terdalam mencapai 0,24%.
Koreksi juga dialami oleh baht Thailand yang turun 0,13% dan peso Filipina yang ditutup minus 0,11%, disusul oleh pelemahan yen Jepang sebanyak 0,09%. Pada sore ini, yuan China turut tergelincir tipis sebesar 0,02% di hadapan the greenback.
Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Di sisi lain, won Korea Selatan tampil sebagai mata uang dengan performa penguatan terbaik di Asia berkat lonjakan hingga 0,77%. Tren positif ini dibuntuti oleh dolar Taiwan yang ditutup naik 0,36%. Mata uang lain yang juga terapresiasi adalah dolar Singapura sebesar 0,06% dan ringgit Malaysia yang menguat 0,05%, sedangkan dolar Hong Kong tercatat melemah tipis 0,02%.
(nng)
Lihat Juga :