Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?

Kamis, 09 Juli 2026 - 14:56 WIB
loading...
Kedok Perusahaan Cangkang...
Miliarder asal Prancis sekaligus bos besar imperium LVMH (Louis Vuitton Moët Hennessy), Bernard Arnault dilaporkan kalah dalam persidangan tingkat banding dan dijatuhi hukuman. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari panggung bisnis barang mewah dunia. Miliarder asal Prancis sekaligus bos besar imperium LVMH (Louis Vuitton Moët Hennessy), Bernard Arnault dilaporkan kalah dalam persidangan tingkat banding dan dijatuhi hukuman untuk membayar pajak tambahan serta denda fantastis senilai USD25,7 juta (sekitar Rp463 miliar dengan kurs Rp18.044 per dolar AS).

Keputusan pengadilan banding administratif Prancis yang dirilis pada Kamis (2/7) ini langsung menjadi sorotan global. Pasalnya kasus ini membongkar rincian rahasia mengenai bagaimana pria terkaya di Eropa itu menyembunyikan kekayaannya lewat jaringan perusahaan cangkang di berbagai negara demi menghindari pajak .

Investigasi Lintas Negara: Berburu Pajak Sampai ke Bahama

Rincian tagihan pajak ratusan miliar rupiah tersebut mencakup kekurangan pembayaran pajak penghasilan, pajak solidaritas kekayaan (wealth tax), kontribusi sosial, hingga bunga keterlambatan pembayaran untuk periode tahun pajak 2010 hingga 2015.

Berdasarkan dokumen pengadilan, otoritas pajak Prancis harus bekerja ekstra keras hingga meminta bantuan investigasi dari pemerintah Luksemburg dan Kepulauan Bahama guna melacak aliran dana sang miliarder.

Baca Juga: Temui 5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8.157 Triliun

Hasilnya, pengadilan memutuskan bahwa Bernard Arnault beserta istrinya diwajibkan membayar, tambahan kontribusi pajak pendapatan sebesar USD14,8 juta untuk tahun 2010. Lalu ada juga liabilitas pajak solidaritas kekayaan sebesar 10,8 juta dolar AS untuk periode 2012-2015.



Merespons putusan pahit ini, juru bicara keluarga Arnault langsung memberikan pernyataan kepada AFP bahwa mereka tidak tinggal diam dan akan mengajukan banding terakhir ke Dewan Negara (Council of State), lembaga peradilan administratif tertinggi di Prancis.

Kedok Perusahaan Cangkang 'Pilinvest' di Belgia Terbongkar

Kasus hukum yang telah berjalan melelahkan selama lebih dari lima tahun ini sebenarnya sempat dimenangkan oleh Arnault pada Desember 2020, di mana Pengadilan Administratif Paris membebaskannya dari segala tuntutan. Namun Kementerian Ekonomi Prancis menolak menyerah dan terus mengajukan kasasi hingga membalikkan keadaan.

Baca Juga: Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?

Media investigasi Prancis, l'Informé membeberkan bahwa persidangan ini berhasil menguak taktik keluarga Arnault dalam mengendalikan LVMH. Alih-alih memiliki saham secara langsung, mereka mengontrol LVMH lewat gurita perusahaan induk (holding companies).

Di puncak struktur gurita tersebut, bertengger sebuah perusahaan asal Belgia bernama Pilinvest. Otoritas pajak menuding Pilinvest sengaja digunakan sebagai "alat" untuk menyunat kewajiban pajak Arnault di Prancis.

Berdasarkan keputusan pengadilan, Arnault kedapatan menguasai hampir seluruh saham Pilinvest yang nilainya ditaksir mencapai USD421,3 juta (setara Rp6,8 triliun).

Kekayaan Ambles Rp11 Triliun dalam Semalam

Menurut data terbaru Forbes, Bernard Arnault saat ini menduduki posisi sebagai orang terkaya nomor satu di Eropa dan orang terkaya kesembilan di dunia dengan estimasi total kekayaan bersih mencapai USD151 miliar yang jika dirupiahkan mencapai Rp2.724 triliun.

Meski angka denda Rp463 miliar terlihat kecil dibanding total hartanya, efek domino dari sentimen negatif kasus pajak ini langsung memukul nilai sahamnya di pasar modal. Kekayaan real-time Arnault dilaporkan langsung merosot sebesar USD641 juta (sekitar Rp11,5 triliun) atau turun 0,42% hanya dalam waktu beberapa jam setelah putusan mencuat.

Kasus yang menimpa bos Louis Vuitton ini memicu debat panas di Eropa mengenai keadilan pajak bagi kaum ultra-rich (super kaya) yang kerap memanfaatkan celah hukum internasional untuk mengamankan aset mereka dari endusan negara.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
40 Perusahaan Baja China...
40 Perusahaan Baja China Kemplang Pajak di RI, Purbaya Kirim Tim Khusus
Trump Bawa Pasukan Miliarder...
Trump Bawa Pasukan Miliarder Terkaya Rp15.097 Triliun ke China, Apa Misinya ke Beijing?
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Rekomendasi
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
Berita Terkini
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved