Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global

Jum'at, 10 Juli 2026 - 13:23 WIB
loading...
Hadirkan Tokenized Stocks,...
CEO Tokocrypto Calvin Kizana mengatakan, tokenized stocks menandai babak baru dalam perkembangan aset digital. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto terkemuka di Indonesia, mengumumkan peluncuran Tokenized Stocks yang sebelumnya telah diperkenalkan melalui soft launch pada 23 Juni 2026. Produk tersebut kini membuka akses terhadap saham perusahaan global seperti SpaceX, Micron, hingga Nvidia.

Tokenized stocks atau tokenisasi aset merupakan aset digital berbasis blockchain yang menggabungkan investasi saham dengan fleksibilitas transaksi secara on-chain. Berbeda dengan perdagangan saham di bursa yang memiliki jam operasional tertentu, produk ini mengikuti karakteristik pasar aset digital yang dapat diakses 24 jam. Selain itu, tokenisasi juga memperluas pilihan aset digital bagi masyarakat yang ingin mendiversifikasi portofolio investasinya. Baca juga: Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai

Peluncuran ini sejalan dengan meningkatnya tren tokenisasi aset secara global. Menurut laporan Citi Institute dalam “Tokenization 2030: Wall Street On-Chain” (2026), nilai pasar tokenized stocks dunia mencapai USD17 miliar. Angka ini diprediksi akan terus tumbuh hingga mencapai USD5,5 triliun pada 2030.

Meningkatnya tren tokenisasi aset didorong oleh berbagai keunggulan yang ditawarkan teknologi blockchain dalam mendukung transaksi aset keuangan. Laporan World Economic Forum (WEF) berjudul "Asset Tokenization in Financial Markets: The Next Generation of Value Exchange (2025)" menyoroti bahwa tokenisasi aset mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta memperluas akses terhadap berbagai aset keuangan.

Selain menghadirkan akses yang lebih fleksibel, tokenisasi memungkinkan aset dibagi ke dalam unit digital yang lebih kecil. Pendekatan ini berpotensi membuka peluang investasi yang lebih luas bagi masyarakat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan untuk berinvestasi pada aset bernilai tinggi.

Produk tokenized stocks Tokocrypto menggunakan sistem 1:1 Proof-of-Collateral yang dapat diverifikasi secara on-chain. Proof-of-Collateral merupakan sistem transparansi yang memungkinkan pengguna memeriksa jumlah aset digital yang disimpan dalam wallet sebagai jaminan produk. Data on-chain hanya menampilkan aset yang tersimpan di wallet tersebut. Apabila terdapat aset yang disimpan di luar blockchain, diperlukan verifikasi independen secara terpisah.

CEO Tokocrypto Calvin Kizana mengatakan, tokenized stocks menandai babak baru dalam perkembangan aset digital. Industri kini tidak lagi hanya berfokus pada aset kripto, tapi juga menghadirkan aset dunia nyata seperti saham ke dalam ekosistem blockchain.

Melalui teknologi ini, tokenized stocks diharapkan dapat meningkatkan transparansi, memperluas akses, dan memudahkan investor, termasuk di Indonesia untuk berinvestasi di saham-saham global yang selama ini sulit dijangkau jalur konvensional.

“Di Tokocrypto, kami membuka akses bagi investor Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga saham global yang selama ini sulit diakses. Tujuan kami adalah memperluas akses keuangan melalui teknologi, didukung edukasi dan infrastruktur yang jelas. Dengan cara ini, kami menghubungkan pengguna di Indonesia dengan pasar modal internasional yang sebelumnya sulit dijangkau,” katanya, Jumat (10/7/2026).

Melalui produk tokenisasi aset yang dihadirkan Tokocrypto, masyarakat Indonesia dapat memperoleh eksposur yang lebih luas terhadap perusahaan global di berbagai sektor, seperti kecerdasan buatan (AI), kendaraan listrik (EV), hingga sektor luar angkasa. Saat ini, Tokocrypto menyediakan enam aset tokenisasi yang merepresentasikan perusahaan global, yaitu SpaceX (SPCXB), Micron (MUB), SanDisk (SNDKB), Circle (CRCLB), Nvidia (NVDAB), dan Tesla (TSLAB).

Sebagai platform perdagangan aset kripto pertama yang teregulasi dan tepercaya di Indonesia, Tokocrypto berkomitmen untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap pasar keuangan modern. Peluncuran tokenized stocks menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong adopsi Real World Assets (RWA) di Indonesia sekaligus menjembatani keuangan tradisional dengan teknologi blockchain melalui pengalaman aset digital yang lebih mudah diakses. Baca juga: Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak

Peluncuran tokenized stocks dilakukan di tengah berkembangnya kerangka regulasi aset keuangan digital di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah menyusun regulasi serta Roadmap Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) 2026–2031. Pengembangan tokenisasi aset dan stablecoin sebagai salah satu fokus utama. Langkah tersebut mencerminkan semakin besarnya perhatian regulator terhadap pemanfaatan teknologi blockchain untuk mendorong inovasi sekaligus memperkuat tata kelola dan perlindungan konsumen di sektor keuangan digital.

Aset tokenisasi ini mengacu pada saham referensi yang dirancang untuk mengikuti pergerakan harga saham acuan tersebut. Produk ini tidak memberikan hak sebagai pemegang saham, seperti hak suara maupun dividen, serta tidak dapat ditukarkan menjadi saham acuan, kecuali dinyatakan secara eksplisit dalam ketentuan produk. Tokenized stocks memang dapat diperdagangkan di luar jam operasional pasar saham, tetapi harga dan likuiditasnya dapat bervariasi, terutama ketika pasar saham acuan sedang tutup.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
UU P2SK Momentum Penting...
UU P2SK Momentum Penting Perkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
Bittime: Perkembangan...
Bittime: Perkembangan Regulasi Bisa Jadi Penopang Pasar Kripto di Semester II-2026
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
Rekomendasi
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
Hidup Sebatang Kara,...
Hidup Sebatang Kara, Mas Den Akhirnya Bongkar Alasan Datang ke Perang Dukun
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Tim Advokasi Roy Suryo Minta KY Awasi Hakim: Khawatir Ada Intervensi
Berita Terkini
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian
Buka Peluang Cuan Baru,...
Buka Peluang Cuan Baru, POJ dan TOP Kolaborasi Tambah Armada Ride-Hailing
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved