Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
Jum'at, 10 Juli 2026 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Secara global, ELSA Business telah dipercaya oleh lebih dari 1.300 organisasi di dunia dalam mendukung pengembangan keterampilan komunikasi karyawan. Di Indonesia, salah satu implementasinya dilakukan bersama PLN yang membutuhkan peningkatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris bagi lebih dari 1.500 karyawan untuk mendukung kerja sama dan kolaborasi di sektor energi internasional.
Melalui program pembelajaran berbasis AI, ELSA Business memungkinkan pelatihan yang terukur dan dapat diterapkan dalam skala besar, sesuatu yang sulit dicapai melalui metode pelatihan konvensional. Hasilnya, program ini mencatat peningkatan produktivitas hingga 145%, 84% peserta mengalami peningkatan English Proficiency Score (EPS) lebih dari 10%, serta 98% menunjukkan kemajuan dalam enam bulan pertama pembelajaran.
"Di ELSA Business, kami percaya bahwa kemampuan komunikasi bukan hanya keterampilan bahasa, tetapi salah satu faktor yang menentukan kesiapan talenta di era AI. Ketika perusahaan berinvestasi pada pengembangan komunikasi, mereka tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga memperkuat kolaborasi, produktivitas, dan kemampuan organisasi untuk beradaptasi terhadap perubahan,” ungkap Yasser.
"Melalui teknologi AI, ELSA Business membantu perusahaan menghadirkan pembelajaran yang lebih personal, kontekstual, dan terukur, sehingga pengembangan talenta dapat memberikan dampak yang nyata bagi kesiapan tenaga kerja maupun pertumbuhan bisnis,” paparnya.
Melalui program pembelajaran berbasis AI, ELSA Business memungkinkan pelatihan yang terukur dan dapat diterapkan dalam skala besar, sesuatu yang sulit dicapai melalui metode pelatihan konvensional. Hasilnya, program ini mencatat peningkatan produktivitas hingga 145%, 84% peserta mengalami peningkatan English Proficiency Score (EPS) lebih dari 10%, serta 98% menunjukkan kemajuan dalam enam bulan pertama pembelajaran.
"Di ELSA Business, kami percaya bahwa kemampuan komunikasi bukan hanya keterampilan bahasa, tetapi salah satu faktor yang menentukan kesiapan talenta di era AI. Ketika perusahaan berinvestasi pada pengembangan komunikasi, mereka tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga memperkuat kolaborasi, produktivitas, dan kemampuan organisasi untuk beradaptasi terhadap perubahan,” ungkap Yasser.
"Melalui teknologi AI, ELSA Business membantu perusahaan menghadirkan pembelajaran yang lebih personal, kontekstual, dan terukur, sehingga pengembangan talenta dapat memberikan dampak yang nyata bagi kesiapan tenaga kerja maupun pertumbuhan bisnis,” paparnya.
(akr)
Lihat Juga :