Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital

Jum'at, 10 Juli 2026 - 17:48 WIB
loading...
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime menyambut positif penyusunan Roadmap Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) 2026–2031 oleh OJK. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) Bittime menyambut positif penyusunan Roadmap Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) 2026–2031 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peta jalan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem aset digital nasional sekaligus memberikan kepastian regulasi bagi pelaku industri.

"Kami menyambut baik penyusunan Roadmap IAKD OJK 2026–2031. Kepastian arah kebijakan menjadi faktor penting bagi pelaku industri untuk menghadirkan inovasi yang tetap mengedepankan tata kelola, perlindungan investor, dan keberlanjutan industri aset digital," kata Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga: Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%

Roadmap IAKD diumumkan OJK dalam Simposium Nasional dan Forum Konsultasi Stakeholder IAKD pada 2 Juli 2026. Dokumen tersebut akan menjadi acuan pengembangan industri aset keuangan digital Indonesia melalui sejumlah agenda strategis, antara lain pengembangan tokenisasi aset dan stablecoin, penguatan keamanan siber, transaksi Over-the-Counter (OTC), hingga pengembangan Single Investor Identifier (SID).



Ryan menilai penyusunan roadmap tersebut menunjukkan komitmen OJK dalam membangun industri aset digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengabaikan aspek tata kelola dan perlindungan investor. Menurut dia, kepastian regulasi menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus mendorong inovasi yang berkelanjutan.

OJK menyusun Roadmap IAKD dengan empat prinsip utama, yakni Affordability, Integrity, Agility, dan Sovereignty. Menurut Ryan, pendekatan tersebut sejalan dengan arah regulasi global yang semakin menitikberatkan pada keseimbangan antara inovasi dan perlindungan investor.

Ia menambahkan penerapan regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Uni Eropa menjadi contoh bahwa kepastian regulasi mampu memperkuat kepercayaan investor sekaligus membuka ruang bagi inovasi. Indonesia, lanjutnya, berada pada jalur yang positif melalui penyusunan Roadmap IAKD yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri aset digital nasional.

Baca Juga: OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih

Di sisi lain, Bittime mencatat meningkatnya minat masyarakat terhadap inovasi tokenisasi aset. Berdasarkan data awal perusahaan, kepemilikan Tokenized US Stocks meningkat 106% dalam 48 jam setelah peluncuran fitur flexible staking, dengan sekitar 96% dana baru mengalir ke token saham NVIDIA, Meta, dan Microsoft.

Untuk mengakomodasi tren tersebut, Bittime kembali menghadirkan kampanye Tokenized US Stocks dengan SpaceX Token (SPCXX) sebagai insentif utama berdasarkan preferensi pengguna pada kampanye sebelumnya. Selain itu, pengguna juga berkesempatan memperoleh imbal hasil hingga 7% melalui fitur flexible staking, sebagai bagian dari upaya perusahaan mendorong adopsi aset digital yang lebih luas di Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
CFX Crypto Conference...
CFX Crypto Conference 2026 Siap Digelar, Bangun Pilar Kepercayaan Aset Digital
Gandeng BUMN, Platform...
Gandeng BUMN, Platform IDN Gold Hadirkan Koin Emas Fisik Dilengkapi Teknologi Invisible Ink
Dukung Visi Indonesia...
Dukung Visi Indonesia Emas 2045, EDENA Bidik Investasi $10 Miliar lewat Platform Aset Digital
TRIV dan MEXC Ventures...
TRIV dan MEXC Ventures Umumkan Kerja Sama Strategis di Tengah Pertumbuhan Pasar Aset Digital
Rekomendasi
Lewat Sembunyi dari...
Lewat Sembunyi dari Bumi, Anneth Sampaikan Pesan Bahwa Cinta Layak Diperjuangkan
Nonton Wake Up, Dad!...
Nonton Wake Up, Dad! Wedding Time di V+Short, Microdrama Komedi Romantis yang Bikin Baper
Ola Elannor Tuangkan...
Ola Elannor Tuangkan Proses Berdamai dengan Kehilangan Lewat Dewasa Tanpamu
Berita Terkini
Soal Pendapatan Ojol...
Soal Pendapatan Ojol Turun Usai Potongan 8% Berlaku, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
DPR Dorong Pengawasan...
DPR Dorong Pengawasan Galon Guna Ulang Diperketat demi Lindungi Konsumen
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved