rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:30 WIB
loading...
rToken Bitget Catat...
rToken mencatatkan aset kelolaan atau AUM melampaui USD100 juta. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Produk ekuitas yang ditokenisasi (tokenized equities) milik Bitget, rToken, mencatat aset kelolaan (assets under management/AUM) melampaui USD100 juta hanya dalam lima pekan sejak diluncurkan. Hingga 6 Juli 2026, nilai AUM rToken mencapai sekitar USD114 juta dengan volume perdagangan kumulatif sebesar USD671,37 juta.

"Sejak diluncurkan pada 2 Juni 2026, rToken mencatat volume perdagangan kumulatif sebesar USD671,37 juta dengan volume harian rata-rata USD19,75 juta dan volume tertinggi dalam satu hari mencapai USD56,16 juta," demikian berdasarkan data internal Bitget yang dikutip pada Sabtu (11/7/2026).

Baca Juga: Votalitas Kripto Tinggi, Bitget Catat Dana Perlindungan USD407 Juta

Bitget menjelaskan rToken merupakan produk ekuitas yang ditokenisasi yang memberikan akses kepada pengguna yang memenuhi syarat untuk bertransaksi aset-aset yang terkait dengan saham Amerika Serikat melalui ekosistem berbasis kripto. Produk tersebut juga memungkinkan akses perdagangan selama 24 jam sehari dan tujuh hari sepekan sebagai bagian dari upaya menghubungkan likuiditas aset kripto dengan pasar ekuitas.

Berdasarkan distribusi nilai aset terkunci (total value locked/TVL), rSPCX menjadi rToken terbesar dengan kontribusi 23,51% dari total aset. Posisi berikutnya ditempati rCSCO sebesar 17,75% dan rNVDA sebesar 13,38%, yang mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset pasar privat dan perusahaan teknologi, khususnya yang terkait dengan infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).



Selain rCSCO dan rNVDA, kelompok aset infrastruktur AI lainnya seperti rDRAM, rMU, dan rMRVL juga mencatat permintaan yang kuat. Sementara itu, rSNDK, rTSLA, rCRCL, dan rNOK menunjukkan bahwa minat investor mulai meluas ke sektor penyimpanan data, kendaraan listrik, perangkat lunak, dan komunikasi.

Bitget menilai tingginya volume transaksi dibandingkan nilai aset kelolaan menunjukkan rToken dimanfaatkan sebagai instrumen perdagangan yang likuid. Sejak diluncurkan, total volume transaksi hampir enam kali lipat dari nilai AUM saat ini, mengindikasikan tingginya aktivitas investor dalam mengambil posisi jangka pendek maupun memperoleh eksposur terhadap aset terkait ekuitas.

Baca Juga: Krisis Mata Ulang Lokal Dorong Investor Regional Buru Aset Berbasis Dolar AS

Perusahaan memperkirakan aktivitas perdagangan rToken akan meningkat menjelang dimulainya musim laporan keuangan kuartal II 2026, terutama pada saham-saham teknologi berkapitalisasi besar dan emiten yang bergerak di sektor infrastruktur AI. Jumlah trader aktif harian diproyeksikan meningkat sekitar 15-25% selama periode tersebut dibandingkan dengan tingkat aktivitas saat ini.

Bitget juga memperkirakan pola perdagangan ekuitas yang ditokenisasi akan semakin dinamis pada periode 2026-2027. Rotasi investasi diperkirakan akan lebih sering terjadi mengikuti katalis seperti laporan keuangan, peluncuran produk baru, perkembangan ekonomi makro, maupun sentimen sektoral, dengan aset pasar privat dan infrastruktur AI diproyeksikan tetap menjadi pendorong utama permintaan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Perdagangan Karbon Dimulai,...
Perdagangan Karbon Dimulai, Menhut Dinilai Memiliki Peran Strategis
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved