IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
Senin, 13 Juli 2026 - 17:08 WIB
loading...
IHSG kembali menguat dan berhasil menembus level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan, Senin (13/7/2026). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali menguat dan berhasil menembus level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan, Senin (13/7/2026), atau setelah lembaga pemeringkat global Standard & Poor's (S&P) Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB dengan outlook stabil.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), penutupan IHSG terpantau naik 113,48 poin atau 1,92% ke level 6.037,84. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di rentang 5.898,15 hingga 6.037,84.
Sebelumnya IHSG dibuka di level 5.934,72, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 5.924,36. Penguatan indeks terjadi menjelang penutupan perdagangan, setelah bergerak fluktuatif di kisaran 5.900-5.950 sepanjang hari.
Baca Juga: IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
IHSG melonjak pada sesi akhir hingga berhasil kembali ke atas level 6.000 dan ditutup di posisi tertinggi hariannya. Aktivitas perdagangan juga berlangsung cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp12,14 triliun. Volume perdagangan tercatat sebanyak 25,07 miliar saham yang diperdagangkan dalam 2,676 juta kali transaksi.
Sentimen positif tercermin dari dominasi saham yang menguat. Sebanyak 392 saham ditutup di zona hijau, sementara 268 saham melemah dan 305 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar BEI meningkat menjadi Rp10.509 triliun.
Secara sektoral, hampir seluruh indeks sektor ditutup menguat. Sektor barang baku memimpin kenaikan dengan menguat 2,96%, diikuti sektor energi sebesar 2,66% dan sektor perindustrian yang naik 2,44%.
Selanjutnya, sektor non-primer menguat 1,99%, sektor infrastruktur naik 1,57%, serta sektor keuangan bertambah 1,56%. Sektor transportasi juga naik 0,40%, diikuti sektor teknologi sebesar 0,17% dan sektor properti sebesar 0,16%.
Hanya dua sektor yang berakhir di zona merah, yakni sektor kesehatan yang melemah 0,26% dan sektor primer yang terkoreksi tipis 0,05%. Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
Dari jajaran saham, PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) menjadi top gainers setelah melesat 31,07% ke level Rp135 per saham. Disusul PT Trimitra Properindo Tbk (LAND) yang naik 25,40% menjadi Rp79, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) yang menguat 25,00% ke Rp650, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang melonjak 24,77% ke Rp272, serta PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) yang naik 24,44% ke Rp555 per saham.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami pelemahan terdalam dipimpin PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) yang turun 14,89% ke Rp240 per saham. PT Niramas Utama Tbk (JELI) melemah 14,72% ke Rp1.275, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) turun 10,61% ke Rp59, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) terkoreksi 10,53% ke Rp204, serta PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) yang turun 9,30% ke Rp234 per saham.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), penutupan IHSG terpantau naik 113,48 poin atau 1,92% ke level 6.037,84. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di rentang 5.898,15 hingga 6.037,84.
Sebelumnya IHSG dibuka di level 5.934,72, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 5.924,36. Penguatan indeks terjadi menjelang penutupan perdagangan, setelah bergerak fluktuatif di kisaran 5.900-5.950 sepanjang hari.
Baca Juga: IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
IHSG melonjak pada sesi akhir hingga berhasil kembali ke atas level 6.000 dan ditutup di posisi tertinggi hariannya. Aktivitas perdagangan juga berlangsung cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp12,14 triliun. Volume perdagangan tercatat sebanyak 25,07 miliar saham yang diperdagangkan dalam 2,676 juta kali transaksi.
Sentimen positif tercermin dari dominasi saham yang menguat. Sebanyak 392 saham ditutup di zona hijau, sementara 268 saham melemah dan 305 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar BEI meningkat menjadi Rp10.509 triliun.
Secara sektoral, hampir seluruh indeks sektor ditutup menguat. Sektor barang baku memimpin kenaikan dengan menguat 2,96%, diikuti sektor energi sebesar 2,66% dan sektor perindustrian yang naik 2,44%.
Selanjutnya, sektor non-primer menguat 1,99%, sektor infrastruktur naik 1,57%, serta sektor keuangan bertambah 1,56%. Sektor transportasi juga naik 0,40%, diikuti sektor teknologi sebesar 0,17% dan sektor properti sebesar 0,16%.
Hanya dua sektor yang berakhir di zona merah, yakni sektor kesehatan yang melemah 0,26% dan sektor primer yang terkoreksi tipis 0,05%. Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
Dari jajaran saham, PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) menjadi top gainers setelah melesat 31,07% ke level Rp135 per saham. Disusul PT Trimitra Properindo Tbk (LAND) yang naik 25,40% menjadi Rp79, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) yang menguat 25,00% ke Rp650, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang melonjak 24,77% ke Rp272, serta PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) yang naik 24,44% ke Rp555 per saham.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami pelemahan terdalam dipimpin PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) yang turun 14,89% ke Rp240 per saham. PT Niramas Utama Tbk (JELI) melemah 14,72% ke Rp1.275, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) turun 10,61% ke Rp59, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) terkoreksi 10,53% ke Rp204, serta PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) yang turun 9,30% ke Rp234 per saham.
(akr)
Lihat Juga :