Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Selasa, 21 Juli 2026 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, minyak Brent berjangka tertahan di level USD88,65 per barel. Sebagai catatan historis, harga Brent sempat melonjak rekor hingga melebihi USD126 per barel pada akhir April lalu saat fase awal perang AS-Iran pecah.
Analis menyarankan, investor untuk mengambil posisi long pada timespread solar/diesel Eropa untuk periode Desember 2026 hingga Maret 2027.
"Pasar solar sudah sangat ketat sebelum perang. Di saat yang sama, Ukraina terus menggempur kilang minyak Rusia, ditambah risiko ekstra pada pasokan akibat badai gelombang musim panas, serta penundaan pemeliharaan pabrik," jelas laporan tersebut.
Mampukah diplomasi global meredam krisis di Selat Hormuz sebelum lonjakan USD120 per barel menghantam dompet konsumen?.
Strategi Lindung Nilai (Hedging) untuk Investor
Bagi para investor yang ingin melindungi portofolio mereka dari guncangan geopolitik yang berkepanjangan -baik dari konflik Timur Tengah maupun serangan Ukraina ke kilang-kilang minyak Rusia- Goldman Sachs merekomendasikan strategi khusus.Analis menyarankan, investor untuk mengambil posisi long pada timespread solar/diesel Eropa untuk periode Desember 2026 hingga Maret 2027.
"Pasar solar sudah sangat ketat sebelum perang. Di saat yang sama, Ukraina terus menggempur kilang minyak Rusia, ditambah risiko ekstra pada pasokan akibat badai gelombang musim panas, serta penundaan pemeliharaan pabrik," jelas laporan tersebut.
Mampukah diplomasi global meredam krisis di Selat Hormuz sebelum lonjakan USD120 per barel menghantam dompet konsumen?.
(akr)
Lihat Juga :