Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Rabu, 22 Juli 2026 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
Dari sisi fundamental perusahaan, total aset konsolidasian meningkat menjadi Rp20,63 triliun, dengan ekuitas mencapai Rp12,62 triliun. Pertumbuhan tersebut menunjukkan kondisi keuangan perusahaan yang semakin kuat dalam mendukung keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.
Arus kas operasional perusahaan juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sepanjang 2025, arus kas dari aktivitas operasi mencapai sekitar Rp1,74 triliun, naik hampir 115% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penerimaan premi meningkat menjadi Rp6,87 triliun dengan pembayaran klaim tetap terjaga secara optimal.
Kinerja positif tersebut turut didukung oleh penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Laporan keuangan konsolidasian Jasa Raharja memperoleh opini "Wajar dalam Semua Hal yang Material" dari auditor independen. Selain itu, perusahaan kembali mempertahankan peringkat idAAA/Stable, yang mencerminkan kemampuan sangat kuat dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjang.
Menurut Awaluddin, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari aspek finansial, tetapi juga dari kontribusi nyata kepada masyarakat. Menurutnya, kinerja keuangan yang sehat harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Karena itu, Jasa Raharja akan terus memperkuat digitalisasi layanan, memperluas kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta menghadirkan layanan perlindungan dasar yang semakin cepat, mudah, dan tepat sasaran bagi masyarakat," ujarnya.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang 2025, Jasa Raharja merealisasikan Program TJSL sebesar Rp32,33 miliar, disertai berbagai program pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, serta kegiatan sosial yang seluruh indikator kinerjanya mencapai target.
Arus kas operasional perusahaan juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sepanjang 2025, arus kas dari aktivitas operasi mencapai sekitar Rp1,74 triliun, naik hampir 115% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penerimaan premi meningkat menjadi Rp6,87 triliun dengan pembayaran klaim tetap terjaga secara optimal.
Kinerja positif tersebut turut didukung oleh penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Laporan keuangan konsolidasian Jasa Raharja memperoleh opini "Wajar dalam Semua Hal yang Material" dari auditor independen. Selain itu, perusahaan kembali mempertahankan peringkat idAAA/Stable, yang mencerminkan kemampuan sangat kuat dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjang.
Menurut Awaluddin, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari aspek finansial, tetapi juga dari kontribusi nyata kepada masyarakat. Menurutnya, kinerja keuangan yang sehat harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Karena itu, Jasa Raharja akan terus memperkuat digitalisasi layanan, memperluas kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta menghadirkan layanan perlindungan dasar yang semakin cepat, mudah, dan tepat sasaran bagi masyarakat," ujarnya.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang 2025, Jasa Raharja merealisasikan Program TJSL sebesar Rp32,33 miliar, disertai berbagai program pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, serta kegiatan sosial yang seluruh indikator kinerjanya mencapai target.
Lihat Juga :