Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Rabu, 22 Juli 2026 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
Kinerja Layanan Meningkat Sejalan dengan penguatan kinerja keuangan, Jasa Raharja juga terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui percepatan proses penyerahan santunan serta optimalisasi layanan digital. Hingga Juni 2026, perusahaan telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,61 triliun kepada 74.934 korban kecelakaan. Dari total santunan tersebut, pembayaran santunan korban luka-luka melalui mekanisme guarantee letter (GL) mencapai Rp849 miliar atau sekitar 99% dari total santunan luka-luka.
Awaluddin mengatakan peningkatan kualitas layanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari transformasi perusahaan yang berorientasi pada pelayanan publik. "Melalui penguatan digitalisasi, integrasi layanan dengan Polri dan rumah sakit, serta kolaborasi bersama para pemangku kepentingan, kami ingin memastikan setiap korban kecelakaan memperoleh perlindungan secara optimal," jelasnya. Baca juga: 144 Pelaku Usaha Jasa Keuangan Kena Semprit OJK di 2025, Ada 40 Dihajar Denda
Kecepatan pelayanan juga terus menunjukkan hasil positif. Hingga Juni 2026, rata-rata waktu penyelesaian santunan meninggal dunia tercatat hanya 1 hari 1 jam, didukung kerja sama dengan 2.853 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Di sisi pencegahan, Jasa Raharja juga terus memperkuat program keselamatan transportasi bersama para pemangku kepentingan. Sepanjang semester I 2026, perusahaan telah merealisasikan 4.366 program keselamatan transportasi, yang meliputi edukasi keselamatan, penguatan infrastruktur, operasi bersama lintas instansi, riset wilayah rawan kecelakaan, hingga pengembangan inovasi teknologi keselamatan.
Awaluddin mengatakan peningkatan kualitas layanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari transformasi perusahaan yang berorientasi pada pelayanan publik. "Melalui penguatan digitalisasi, integrasi layanan dengan Polri dan rumah sakit, serta kolaborasi bersama para pemangku kepentingan, kami ingin memastikan setiap korban kecelakaan memperoleh perlindungan secara optimal," jelasnya. Baca juga: 144 Pelaku Usaha Jasa Keuangan Kena Semprit OJK di 2025, Ada 40 Dihajar Denda
Kecepatan pelayanan juga terus menunjukkan hasil positif. Hingga Juni 2026, rata-rata waktu penyelesaian santunan meninggal dunia tercatat hanya 1 hari 1 jam, didukung kerja sama dengan 2.853 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Di sisi pencegahan, Jasa Raharja juga terus memperkuat program keselamatan transportasi bersama para pemangku kepentingan. Sepanjang semester I 2026, perusahaan telah merealisasikan 4.366 program keselamatan transportasi, yang meliputi edukasi keselamatan, penguatan infrastruktur, operasi bersama lintas instansi, riset wilayah rawan kecelakaan, hingga pengembangan inovasi teknologi keselamatan.
(poe)
Lihat Juga :