PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
Dalam forum tersebut, PLN EPI juga memaparkan strategi pengembangan bioenergi. Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir menjelaskan biomassa Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi biohidrogen, biogas, biochar, eSAF, serta berbagai produk energi bernilai tambah selain dimanfaatkan untuk program co-firing pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Pada hari ketiga penyelenggaraan, Vice President Strategi dan Pengembangan Bisnis Biomassa PLN EPI Anita Puspita Sari memaparkan strategi pemanfaatan biomassa sebagai sumber bioenergi yang dapat ditingkatkan menjadi biohidrogen guna mendukung dekarbonisasi sektor industri dan transportasi yang sulit dialihkan sepenuhnya ke elektrifikasi.
Baca Juga: PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat membuka GHES 2026 menyatakan hidrogen merupakan salah satu energi masa depan yang berpotensi memperkuat kemandirian energi nasional, mendorong hilirisasi industri, serta melengkapi pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai. Pemerintah juga mendorong agar pengembangan hidrogen segera memasuki tahap implementasi proyek yang lebih konkret.
PLN EPI menilai pengembangan biohidrogen dan eSAF tidak hanya akan memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja hijau, meningkatkan daya saing industri, serta mendukung target Net Zero Emissions Indonesia pada 2060 atau lebih cepat melalui pemanfaatan biomassa sebagai salah satu fondasi energi rendah karbon.
Pada hari ketiga penyelenggaraan, Vice President Strategi dan Pengembangan Bisnis Biomassa PLN EPI Anita Puspita Sari memaparkan strategi pemanfaatan biomassa sebagai sumber bioenergi yang dapat ditingkatkan menjadi biohidrogen guna mendukung dekarbonisasi sektor industri dan transportasi yang sulit dialihkan sepenuhnya ke elektrifikasi.
Baca Juga: PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat membuka GHES 2026 menyatakan hidrogen merupakan salah satu energi masa depan yang berpotensi memperkuat kemandirian energi nasional, mendorong hilirisasi industri, serta melengkapi pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai. Pemerintah juga mendorong agar pengembangan hidrogen segera memasuki tahap implementasi proyek yang lebih konkret.
PLN EPI menilai pengembangan biohidrogen dan eSAF tidak hanya akan memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja hijau, meningkatkan daya saing industri, serta mendukung target Net Zero Emissions Indonesia pada 2060 atau lebih cepat melalui pemanfaatan biomassa sebagai salah satu fondasi energi rendah karbon.
(nng)
Lihat Juga :