100 TKBM Dilibatkan Kegiatan Padat Karya di Pelabuhan Makassar

Rabu, 23 September 2020 - 16:01 WIB
loading...
100 TKBM Dilibatkan...
Salah seorang TKBM yang ikut dalam kegiatan padat karya di pelabuhan Makassar. Foto: Dokumen Pelindo IV
A A A
MAKASSAR - Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan , R Agus H Purnomo menegaskan, pekerjaan yang tidak terlalu membutuhkan keahlian khusus agar melibatkan pekerja yang terdampak COVID-19 atau padat karya .

Hal itu disampaikan Agus dalam sambutannya pada kegiatan padat karya di lingkungan pelabuhan Makassar yang dilaksanakan oleh Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, PT Pelindo IV Cabang Makassar , Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar dan Distrik Navigasi Kelas I Makassar, dalam rangkaian Hari Perhubungan Nasional, Rabu (23/9/2020).

Baca juga: Pelindo IV Tegaskan Pembangunan MNP Perhatikan Mitigasi Lingkungan

Dirjen Hubla mengatakan, apa yang dia tegaskan merupakan pesan dari Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, agar selalu melibatkan padat karya yang terdampak corona dalam berbagai kegiatan di pelabuhan yang tidak membutuhkan keahlian khusus.

“Agar ada perputaran ekonomi. Bahkan Menhub meminta supaya kegiatan padat karya seperti ini diadakan secara kontinyu, yang penting ada manfaatnya dan selalu memerhatikan protokol kesehatan , gunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kementerian PU Buka...
Kementerian PU Buka Rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat, Bakal Ada di 12.000 Lokasi
Upah Minimum Sektoral...
Upah Minimum Sektoral di Industri Garmen dan Tekstil Disebut Hanya Menambah Beban
Kabar Baik Industri...
Kabar Baik Industri Padat Karya, Diskon 50% Iuran JKK BPJSTK Diperpanjang Sampai Januari 2026
Tanpa Kesepakatan Dagang...
Tanpa Kesepakatan Dagang dengan AS, Satu Juta Pekerja Sektor Padat Karya RI Terancam
Pengusaha Ketar-ketir...
Pengusaha Ketar-ketir Tarif Trump 32% Bakal Menggerus Ekspor dan Memicu PHK
Indonesia Resmi Kena...
Indonesia Resmi Kena Tarif Trump 32%, Industri Padat Karya Terpukul Paling Keras
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Serap 17 Ribu Tenaga...
Serap 17 Ribu Tenaga Kerja, Prabowo Minta Pembangunan Kampung Nelayan Dipercepat
Ratusan Petani Jambi...
Ratusan Petani Jambi dan Sumbar Pelajari Kemitraan PTPN IV
Rekomendasi
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Dituduh Untungkan Spanyol,...
Dituduh Untungkan Spanyol, Kenapa Wasit Ivan Barton Batalkan Tendangan Bebas Prancis?
Digelar Hari Ini, Ruben...
Digelar Hari Ini, Ruben Onsu Siap Hadapi Sarwendah di Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
Berita Terkini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved