Sri Mulyani: Saya Siap Hadapi Resesi Indonesia
Jum'at, 25 September 2020 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Ia mencontohkan, kondisi India yang selalu memiliki pertumbuhan di atas Indonesia bahkan mengalami kontraksi hingga ke minus 23%. Indonesia, di kuartal ke-2 (Q2) 2020, mengalami pertumbuhan hingga minus 5,32%. Di kuartal ke-3 (Q3) juga diperkirakan masih mengalami pertumbuhan negatif, namun membaik.
"Tren perbaikan tersebut diharapkan terus berlanjut ke depan," harapnya.
(Baca Juga: Tak Ada yang Selamat dari Badai Corona, Menkeu: Semua Negara Bakal Resesi )
Menkeu memastikan, pemerintah terus mendorong pemulihan ekonomi menggunakan seluruh instrumen dan kebijakan untuk meminimalkan kemungkinan dampak terjadinya resesi. Menurutnya, pemerintah sudah pelajari sektor-sektor yang mungkin akan terdampak, mendiagnosa, lalu menyusun kebijakan yang bisa membantu sektor-sektor industri.
Terutama UMKM, dan juga bantuan sosial untuk kelompok masyarakat terbawah dan ini akan terus dievaluasi efektivitasnya. "Bagaimana cara perbaikannya menurutmu? Pertama, pastikan dan terus jaga protokol kesehatan agar angka penyebaran virus dan korban bisa dihentikan. Ini benar-benar kunci," tandasnya.
"Tren perbaikan tersebut diharapkan terus berlanjut ke depan," harapnya.
(Baca Juga: Tak Ada yang Selamat dari Badai Corona, Menkeu: Semua Negara Bakal Resesi )
Menkeu memastikan, pemerintah terus mendorong pemulihan ekonomi menggunakan seluruh instrumen dan kebijakan untuk meminimalkan kemungkinan dampak terjadinya resesi. Menurutnya, pemerintah sudah pelajari sektor-sektor yang mungkin akan terdampak, mendiagnosa, lalu menyusun kebijakan yang bisa membantu sektor-sektor industri.
Terutama UMKM, dan juga bantuan sosial untuk kelompok masyarakat terbawah dan ini akan terus dievaluasi efektivitasnya. "Bagaimana cara perbaikannya menurutmu? Pertama, pastikan dan terus jaga protokol kesehatan agar angka penyebaran virus dan korban bisa dihentikan. Ini benar-benar kunci," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :