AP II Gelar Pelatihan Virtual Reality Kecelakaan Penerbangan
Sabtu, 26 September 2020 - 07:07 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) memasuki babak baru dalam perjalanan transformasi digital perseroan dengan resmi membuka pelatihan berbasis teknologi virtual reality.
Angkatan pertama pelatihan berbasis virtual reality ini adalah 20 orang personel bandara yang bertugas di unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) atau dikenal juga dengan Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF).
“Hari ini merupakan pencapaian baru bagi PT Angkasa Pura II di dalam perjalanan transformasi digital yang dicanangkan sejak 4 tahun lalu. Di tengah pandemi ini bukan berarti proses pelatihan dan belajar berhenti, justru sebaliknya kita bisa lebih intens dengan menggunakan teknologi yang salah satunya adalah teknologi virtual reality,” jelas President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin saat membuka kelas perdana pelatihan ARFF berbasis teknologi virtual reality, Jumat (25/9/2020). (Baca juga: Asyiknya Video Conference dengan Lark, Tak Ada Batasan Waktu dan Gratis )
Menurut dia, teknologi virtual reality untuk pelatihan ini sangat relevan dalam situasi sekarang. “Teknologi ini juga mudah dan cepat dipahami rekan-rekan. Penggunaan teknologi virtual reality ini sebagai penegasan PT Angkasa Pura II untuk selalu berkomitmen menjalankan transformasi digital dan selalu menggunakan teknologi-teknologi terkini dalam aktivitas operasional perusahaan sehari-hari,” tambah Awaluddin.
Pada pelatihan berbasis teknologi virtual reality bagi personel ARFF kali ini, modul yang digunakan adalah Fire Emergency Response sebagai simulasi dalam menangani situasi keadaan darurat di sisi udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Angkatan pertama pelatihan berbasis virtual reality ini adalah 20 orang personel bandara yang bertugas di unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) atau dikenal juga dengan Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF).
“Hari ini merupakan pencapaian baru bagi PT Angkasa Pura II di dalam perjalanan transformasi digital yang dicanangkan sejak 4 tahun lalu. Di tengah pandemi ini bukan berarti proses pelatihan dan belajar berhenti, justru sebaliknya kita bisa lebih intens dengan menggunakan teknologi yang salah satunya adalah teknologi virtual reality,” jelas President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin saat membuka kelas perdana pelatihan ARFF berbasis teknologi virtual reality, Jumat (25/9/2020). (Baca juga: Asyiknya Video Conference dengan Lark, Tak Ada Batasan Waktu dan Gratis )
Menurut dia, teknologi virtual reality untuk pelatihan ini sangat relevan dalam situasi sekarang. “Teknologi ini juga mudah dan cepat dipahami rekan-rekan. Penggunaan teknologi virtual reality ini sebagai penegasan PT Angkasa Pura II untuk selalu berkomitmen menjalankan transformasi digital dan selalu menggunakan teknologi-teknologi terkini dalam aktivitas operasional perusahaan sehari-hari,” tambah Awaluddin.
Pada pelatihan berbasis teknologi virtual reality bagi personel ARFF kali ini, modul yang digunakan adalah Fire Emergency Response sebagai simulasi dalam menangani situasi keadaan darurat di sisi udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Lihat Juga :