Empat Jurus Menperin Agus Capai Target Substitusi Impor 35% Tahun 2022
Sabtu, 26 September 2020 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Lima sektor prioritas sebelumnya adalah industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, kimia, otomotif, serta elektronik. “Dari lima sektor tersebut saja sudah mempresentasikan 70 persen dari PDB industri yang ada di Indonesia, 60 persen dari ekspor industri, dan 60 persen dari penyerapan tenaga kerja yang ada di Indonesia,” ungkapnya.
Menperin optimistis, apabila inisiatif Making Indonesia 4.0 dijalakan secara baik, Indonesia akan menjadi negara 10 besar dengan perekonomian terkuat di dunia tahun 2030.
Menurut Agus, strategi yang telah disiapkan tersebut, diyakini pula mampu menarik investasi baru dan menjaga iklim usaha di tanah air.
“Dalam implementasinya, kami akan jalankan secara simultan, antara penurunan impor melalui substitusi impor pada sektor industri yang nilai impornya besar, dengan peningkatan utilisasi produksi pada seluruh sektor industri pengolahan,” paparnya.
Kemenperin membidik utilisasi sektor manufaktur secara keseluruhan bisa mencapai 60% hingga akhir tahun ini setelah tertekan dampak pandemi Covid-19. Pada tahun 2021, utilisasi bakal digenjot sebesar 75%, dan terus dipacu hingga 85% di 2022. (Baca juga: WHO: Kematian Akibat Covid-19 Bisa Capai 2 Juta Jiwa )
Menperin optimistis, apabila inisiatif Making Indonesia 4.0 dijalakan secara baik, Indonesia akan menjadi negara 10 besar dengan perekonomian terkuat di dunia tahun 2030.
Menurut Agus, strategi yang telah disiapkan tersebut, diyakini pula mampu menarik investasi baru dan menjaga iklim usaha di tanah air.
“Dalam implementasinya, kami akan jalankan secara simultan, antara penurunan impor melalui substitusi impor pada sektor industri yang nilai impornya besar, dengan peningkatan utilisasi produksi pada seluruh sektor industri pengolahan,” paparnya.
Kemenperin membidik utilisasi sektor manufaktur secara keseluruhan bisa mencapai 60% hingga akhir tahun ini setelah tertekan dampak pandemi Covid-19. Pada tahun 2021, utilisasi bakal digenjot sebesar 75%, dan terus dipacu hingga 85% di 2022. (Baca juga: WHO: Kematian Akibat Covid-19 Bisa Capai 2 Juta Jiwa )
Lihat Juga :