Wamen Jerry Siap Optimalkan Kinerja Kemendag di Kuartal IV/2020

Senin, 28 September 2020 - 17:30 WIB
loading...
Wamen Jerry Siap Optimalkan...
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengikuti Rakorpim lintas kementerian dan lembaga mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto di Bintan, Kepulauan Riau, 25-26 September lalu. Rakorpim itu membicarakan kerangka lanjut dari mitigasi kesehatan dan ekonomi yang sedang dan akan dilaksanakan.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 telah berlangsung sekitar setengah tahun telah berpengaruh sangat dalam baik dalam aspek kesehatan maupun ekonomi. Harapan akan segera berakhirnya pandemi terbit seiring dengan uji coba klinis vaksin yang telah memasuki babak akhir. Meski demikian, pemerintah terus mewaspadai dampak dan menyusun langkah-langkah agar sektor kesehatan dan ekonomi segera pulih.

(Baca Juga: Yuks, Intip Sri Mulyani Punya Strategi Memitigasi Ekonomi)

Wamendag di sela rangkaian Rakorpim tersebut mengatakan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) memegang kunci penting dalam dua upaya tersebut. Dalam bidang kesehatan, bersama kementerian dan lembaga terkait, Kemendag memastikan bahwa pasokan alat-alat esensial kesehatan bisa berjalan dengan baik.

"Syukur progress kita baik dalam hal ini. Indikatornya harga masker, vitamin, hazmat, obat-obatan maupun alat kesehatan yang terkait dengan itu sekarang relatif sudah kembali ke harga normal. Itu kan kerja keras dari Kemendag bersama kementerian dan lembaga lain. Kemendag memastikan pasokan bahan baku lancar baik dari dalam maupun luar negeri," kata Jerry dalam keterangannya, Senin (28/9/2020).

Peran kedua yang sangat penting, menurut Jerry, berkaitan dengan tugas dan fungsi Kemendag sendiri dalam bidang ekonomi. Menurutnya, ekonomi Indonesia sama dengan negara lain menerima dampak karena Covid-19. Meskipun begitu, dampak yang didapat Indonesia tidak sedalam negara-negara lain.

"Dibandingkan dengan rata-rata negara-negara lain, kita cukup baik mitigasi ekonomi. Itu tidak lepas dari reaktivasi sistem perdagangan yang dilakukan. Perdagangan itu kan indikator ekonomi, baik di level makro maupun mikro," kata mantan anggota Komisi I tersebut.

Jerry mengatakan, dirinya menyadari bahwa tantangan yang dirasakan adalah menyelenggarakan perdagangan yang relatif aman dari penyebaran Covid-19. Secara sistem dan kultur menurutnya banyak yang harus disesuaikan. Tetapi ia optimis bahwa semua pelaku ekonomi, terutama di kalangan pasar rakyat makin lama bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.

Wamen milenial itu juga yakin kalau ekonomi Indonesia di kuartal IV/2020 akan semakin baik. Rakorpim kali ini menurutnya adalah upaya dari Presiden Joko Widodo dan Menko Perekonomian untuk mengoptimalkan penyelamatan dan pemulihan ekonomi tersebut. Dalam perspektif kementerian perdagangan, khususnya perdagangan luar negeri, ia yakin Rakorpim ini akan menghasilkan visi presiden agar neraca perdagagan terus positif.

(Baca Juga: Pangan Aman Selama Pandemi, Wamendag Apresiasi Seluruh Stakeholder)

"Kita mencatatkan prestasi perdagangan yang cukup baik selama pandemi ini. Itu terlihat dari surplus neraca perdagangan kita selama Maret hingga Agustus kemarin. Tentu ini harus kita jaga. Nah, dengan Rakorpim, kita bisa memperkuat kerja sama dengan Kementerian Pertanian, kementerian perindustrian dan lain-lainnya. Intinya, kita bukan hanya ingin menjaga agar tetap surplus tetapi juga agar surplus itu bisa ditingkatkan," kata Wamendag.

Jerry mengatakan bahwa koordinasi yang lebih erat perlu dibangun karena ada perubahan lingkungan politik ekonomi yang cukup signifikan. Ini berkaitan dengan negara lain yang makin protektif dan perubahan konsumsi di pasar luar negeri yang bergeser karena tuntutan dampak Covid-19.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
China dan Indonesia...
China dan Indonesia Makin Mesra, Nilai Ekspor Nasional Tembus Rp1.000 Triliun
BPS dan Kemendag Perkuat...
BPS dan Kemendag Perkuat Sinergi Penyediaan Data Harga Bahan Pokok
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
Momen Krisdayanti Duet...
Momen Krisdayanti Duet Bareng Wamendag hingga Wamen Isyana di Women's Inspiration Awards 2026
JETRO Jakarta dan Kementerian...
JETRO Jakarta dan Kementerian Perdagangan RI Gelar Business Matching Perusahaan Jepang–Indonesia
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved