Pembangunan Infrastruktur Dorong Investasi Baru
Selasa, 29 September 2020 - 22:36 WIB
loading...
A
A
A
Pengamat transportasi Djoko Setijowarno yang mengatakan berbarengan dengan penyelesaian Pelabuhan Patimban juga harus diselesaikan akses yang menghubungkan Jalan Tol Cipali.
Djoko juga melihat ekonomi bakal bergerak dengan hadirnya Pelabuhan Patimban sepanjang pengusaha dalam koridor tersebut harus diberikan kepastian pengiriman arus barang lebih lancar dan cepat.
Salah satu investor yang tertarik untuk mengembangkan kawasan di koridor Patimban ini adalah PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). Emiten ini melalui anak usahanya PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) saat ini sedang mempersiapkan kawasan industri di Subang pada November 2020. (Baca juga: Emiten Farmasi Optimistis Tumbuh Dua Digit di Tengah Pandemi )
Berdiri di lahan seluas 2.700 hektare, kawasan yang diberi nama Subang Smartpolitan itu diproyeksikan sebagai sebuah kawasan industri, namun kawasan ini mencakup komersil, hunian, area rekreasi dan pendidikan. Sehingga kawasan ini menjadi suatu pengembangan yang terintegrasi.
“Meskipun groundbreaking belum dilaksanakan, namun kami telah menerima banyak inquiry dari berbagai investor asing maupun domestik khususnya dari industri otomotif, consumer goods, medical, alat kesehatan juga dari industri berbasis IT,” ujar VP Sales dan Marketing PT Suryacipta Swadaya, Abednego Purnomo.
Djoko juga melihat ekonomi bakal bergerak dengan hadirnya Pelabuhan Patimban sepanjang pengusaha dalam koridor tersebut harus diberikan kepastian pengiriman arus barang lebih lancar dan cepat.
Salah satu investor yang tertarik untuk mengembangkan kawasan di koridor Patimban ini adalah PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). Emiten ini melalui anak usahanya PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) saat ini sedang mempersiapkan kawasan industri di Subang pada November 2020. (Baca juga: Emiten Farmasi Optimistis Tumbuh Dua Digit di Tengah Pandemi )
Berdiri di lahan seluas 2.700 hektare, kawasan yang diberi nama Subang Smartpolitan itu diproyeksikan sebagai sebuah kawasan industri, namun kawasan ini mencakup komersil, hunian, area rekreasi dan pendidikan. Sehingga kawasan ini menjadi suatu pengembangan yang terintegrasi.
“Meskipun groundbreaking belum dilaksanakan, namun kami telah menerima banyak inquiry dari berbagai investor asing maupun domestik khususnya dari industri otomotif, consumer goods, medical, alat kesehatan juga dari industri berbasis IT,” ujar VP Sales dan Marketing PT Suryacipta Swadaya, Abednego Purnomo.
(ind)
Lihat Juga :