Harga Murah Biang Kerok Munculnya Perokok Anak, Ada Aturan Absrud?
Rabu, 30 September 2020 - 23:44 WIB
loading...
Pemerintah diminta mencabut segala aturan yang masih memungkinkan rokok dijual lebih murah lagi, karena dinilai menjadi pemicu terjadinya peningkatan perokok anak di Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Terjangkaunya harga rokok dinilai menjadi pemicu terjadinya peningkatan perokok anak di Indonesia. Hal ini terungkap dalam hasil survei perokok anak yang dilakukan sejumlah pegiat perlindungan anak bersama Yayasan ALIT Indonesia.
“Kami melihat dari beberapa wilayah dampingan ALIT, banyak sekali anak-anak yang sudah merokok di saat tubuhnya belum mampu menerima paparan zat atau kandungan berbahaya dari rokok,” ujar Tim Baseline Survey Yayasan ALIT Indonesia di Jakarta, Rabu (30/9/2020).
(Baca Juga: Mau Jadi Perokok di RI, Siap-siap Rogoh Kocek Sangat Dalam )
Dia kemudian, melanjutkan paparan temuan di lapangan tentang perokok anak pada 506 responden dari lima wilayah cluster yang disurvei di Jawa Timur. Adapun hasil survei menunjukkan bahwa dari seluruh responden yang diwawancarai, sebanyak 87% perokok anak memiliki anggota keluarga dewasa yang juga merokok.
Selain itu sebanyak 85% anak tersebut pernah diminta atau disuruh orang dewasa untuk membeli rokok. “Yang memprihatinkan adalah 87% dari anak mengaku sebagai perokok aktif atau merokok sudah menjadi keseharian mereka, dan sebagian besar dari mereka sudah mulai merokok di usia 13-14 tahun,” ujar Lisa.
“Kami melihat dari beberapa wilayah dampingan ALIT, banyak sekali anak-anak yang sudah merokok di saat tubuhnya belum mampu menerima paparan zat atau kandungan berbahaya dari rokok,” ujar Tim Baseline Survey Yayasan ALIT Indonesia di Jakarta, Rabu (30/9/2020).
(Baca Juga: Mau Jadi Perokok di RI, Siap-siap Rogoh Kocek Sangat Dalam )
Dia kemudian, melanjutkan paparan temuan di lapangan tentang perokok anak pada 506 responden dari lima wilayah cluster yang disurvei di Jawa Timur. Adapun hasil survei menunjukkan bahwa dari seluruh responden yang diwawancarai, sebanyak 87% perokok anak memiliki anggota keluarga dewasa yang juga merokok.
Selain itu sebanyak 85% anak tersebut pernah diminta atau disuruh orang dewasa untuk membeli rokok. “Yang memprihatinkan adalah 87% dari anak mengaku sebagai perokok aktif atau merokok sudah menjadi keseharian mereka, dan sebagian besar dari mereka sudah mulai merokok di usia 13-14 tahun,” ujar Lisa.
Lihat Juga :