Mau Pajak Naik? 'Bongkar' Tuh Rahasia Orang-Orang Kaya di Bank

Kamis, 01 Oktober 2020 - 17:27 WIB
loading...
Mau Pajak Naik? Bongkar...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Director of Centre for Tax Policy and Admistration OECD Pascal Saint-Amans menyampaikan, ada tiga elemen penting yang perlu diperhatikan jika Indonesia ingin melakukan reformasi kebijakan perpajakan .

Pertama adalah soal transparansi, yang terkait akses terhadap rekening bank dan aset kripto, khususnya individu kaya yang sering tergoda menyembunyikan uang mereka di luar negeri. ( Baca juga:Data 618.588 BLT Pekerja Tahap V Diterima Kemnaker, Tungguin Ya Transferannya )

"Di kawasan Asia, ada beberapa jurisdiksi yang memiliki tradisi bank secrecy (aturan kerahasian bank). Itu tradisi yang harus berakhir. Indonesia salah satu negara yang ingin mengakhiri bank secrecy, oleh karena itu perlu transparansi. Termasuk informasi rekening dan perbankan penduduknya di luar negeri, misal di Malaysia, Singapura, dan negara jurisdiksi lainnya," ujar Pascal dalam Webinar "Tax Challenges and Reforms to Finance The Covid-19 Recovery and Beyond" di Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Bukan hanya jumlah penukaran informasi yang masif, tapi OECD juga mencatat ada 84 juta rekening bank dari 100 negara pada September 2019 yang berisikan lebih dari 10 triliun euro.

"Itu jumlahnya sangat banyak. Secara jangka panjang, itu bisa meningkatkan pendapatan pajak yang lebih baik dengan transparansi sebagai kunci. Kami akan membantu akses informasinya, juga termasuk pajak penghasilan individu," tambahnya.

Selanjutnya, elemen kedua adalah perpajakan bisnis, khusus perusahaan multinasional. Hal ini karena negara-negara emerging economy seperti Indonesia bergantung pada pajak pendapatan perusahaan. ( Baca juga:Bertambah 4.174 Kasus, Berikut Sebaran Penambahan COVID-19 )

"Elemen ketiga adalah pajak digital. Indonesia ingin memajaki perusahaan digital, tapi ini juga akan memakan banyak waktu dalam negosiasi multilateral. Harusnya akhir tahun ini bisa selesai, tapi sepertinya baru bisa di tahun 2021," imbuh Pascal.

OECD juga akan menetapkan global minimum tax yang dinilai akan sangat menguntungkan Indonesia.

"Di satu sisi, kami juga sangat mengapresiasi kepemimpinan di Indonesia. Kami juga bisa bekerja sama dekat untuk membantu administrasi perpajakan, serta untuk mengumpulkan pajak dengan teknologi digital yang lebih modern," tutur Pascal.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
BSSN-Asbanda Kolaborasi...
BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Bank Indonesia Buka...
Bank Indonesia Buka Rekrutmen Special Hire dan PKWT 2026, Daftar Hari Ini
Gelar Tangerang Taxpo,...
Gelar Tangerang Taxpo, Bapenda Permudah Masyarakat Urus Pajak hingga Perbankan
Rekomendasi
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Berita Terkini
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Program Tabungan Dahsyat...
Program Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank Perkuat Loyalitas Nasabah
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Infografis
2025, Diprediksi akan...
2025, Diprediksi akan Banyak Orang Kaya Mendadak karena Kripto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved