Keuangan Digital Makin Bergairah di Tengah Pandemi
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, pemerintah harus mempercepat pembangunan infrastruktur digital di daerah-daerah yang akses internetnya masih rendah. Selain itu, regulasi yang mendukung pengembangan keuangan digital juga perlu didorong. “Lalu, dari sisi OJK dan perbankan, mereka harus terus mendorong sistem keamanan nasabah yang lebih baik,” ungkap Bhima.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan digital banking semakin diminati masyarakat. Hal ini tercermin dari data volume transaksi digital banking naik signifikan sebesar 37,8% year on year (yoy). Selain itu, transaksi uang elektronik pun menguat 24,42% yoy. Sementara penggunaan kartu debit malah menurun 18,9% yoy.
Di era new normal, perbankan Indonesia juga telah mengalihkan upaya untuk meningkatkan peluang bisnis dengan mengoptimalkan layanan perbankan digital, salah satunya mobile banking Maybank2U (M2U) milik PT Maybank Indonesia Tbk. Dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kini mulai banyak nasabah yang menggunakan layanan mobile apps. (Baca juga: Penggunaan Masker Kurangi Risiko Tertular Covid-19)
Head, Strategy, Transformation & Digital Office Maybank Indonesia Michel Hamilton mengatakan Indonesia menempati urutan nomor dua dengan antusiasme masyarakat yang telah mengadopsi digital banking. Dengan penggunaan digital banking, rata-rata orang Indonesia semakin banyak yang melakukan transaksi dari rumah.
Terlebih di tengah pandemi ini, penggunaan layanan M2U tercatat meningkat drastis. “Digital terjadi semakin cepat dan ini memaksa kami melakukan inovasi lima kali lebih cepat dari yang sebelumnya,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan digital banking semakin diminati masyarakat. Hal ini tercermin dari data volume transaksi digital banking naik signifikan sebesar 37,8% year on year (yoy). Selain itu, transaksi uang elektronik pun menguat 24,42% yoy. Sementara penggunaan kartu debit malah menurun 18,9% yoy.
Di era new normal, perbankan Indonesia juga telah mengalihkan upaya untuk meningkatkan peluang bisnis dengan mengoptimalkan layanan perbankan digital, salah satunya mobile banking Maybank2U (M2U) milik PT Maybank Indonesia Tbk. Dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kini mulai banyak nasabah yang menggunakan layanan mobile apps. (Baca juga: Penggunaan Masker Kurangi Risiko Tertular Covid-19)
Head, Strategy, Transformation & Digital Office Maybank Indonesia Michel Hamilton mengatakan Indonesia menempati urutan nomor dua dengan antusiasme masyarakat yang telah mengadopsi digital banking. Dengan penggunaan digital banking, rata-rata orang Indonesia semakin banyak yang melakukan transaksi dari rumah.
Terlebih di tengah pandemi ini, penggunaan layanan M2U tercatat meningkat drastis. “Digital terjadi semakin cepat dan ini memaksa kami melakukan inovasi lima kali lebih cepat dari yang sebelumnya,” katanya.
Lihat Juga :