OJK: Pengaduan via WA Meningkat, Paling Banyak Soal Fintech

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 10:52 WIB
loading...
OJK: Pengaduan via WA...
Hingga September OJK menerima 270.000 pengaduan, terbanyak terkait dengan pinjaman melalui fintech. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, selama pandemi Covid-19 terdapat peningkatan pengaduan konsumen melalui layanan pesan singkat elektronik. Hingga September, OJK mencatat total mencapai 270.000 pengaduan yang masuk, dimana 138.000 diantaranya dikirimkan melalui layanan WhatsApp (WA) .

(Baca Juga: Antisipasi Cyber Crime, Ini 5 Ciri Pinjol Ilegal dan Anti Tipu-tipu)

"Pengaduan yang masuk lewat WA melonjak sangat tinggi, lebih dari 138.000 pengaduan yang masuk dan rata-rata mereka menggunakan pinjaman lewat fintech," ujar Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (2/10/2020).

Dia memerinci, melalui layanan surat elektronik atau e-mail masuk sebanyak 56.000 pengaduan dan terakhir untuk surat fisik sebanyak 7.000. Sedangkan pengaduan lewat telepon relatif stabil atau tak jauh berbeda dari normal, yaitu sebanyak 68.000 pengaduan.

(Baca Juga: Ngutang ke Pinjol Bisa Jadi Idola Saat Pandemi) Adapun pengaduaan yang diterima akan menyelesaikan ke Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS). "Kami meningkatkan pelayanan dengan mengoptimalkan penggunaan sistem informasi baik dalam pelaporan, perizinan, pengawasan, maupun proses bisnis sehingga memberikan kemudahan baik bagi industri jasa keuangan maupun konsumen keuangan serta masyarakat pada umumnya," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Laporan AMS 2025–2026...
Laporan AMS 2025–2026 AFTECH Petakan Lima Transisi Fintech Indonesia
AFTECH di IDBS 2026:...
AFTECH di IDBS 2026: Peran Fintech Makin Krusial Sokong Ekonomi Riil
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Rekomendasi
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved