Entitas BRPT Raih Peringkat Investment Grade untuk Green Bond
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
"Karena pemberian rating ini di posisi stabil, mereka melihat adanya kecukupan arus kas yang dimiliki BRPT. Jadi, akan memberikan dampak yang bagus pada penerbitan obligasi dari Star Energy," kata Reza, di Jakarta, kemarin.
Pelaku pasar, ujar Reza, juga akan menyambut positif penerbitan obligasi tersebut. Hal itu terlihat dari alokasi dana yang akan digunakan oleh entitas BRPT tersebut.
"Sudah terlihat dana alokasinya mau digunakan apa saja, maka akan terlihat dampaknya ke Star Energy, yang nantinya akan memengaruhi kinerja BRPT, karena BRPT merupakan induk usaha," tuturnya.
Dia mengatakan secara garis besar pemberian obligasi ini akan menunjang operasional Star Energy dalam membangun energi terbarukan di Indonesia. "Apalagi dapat eksklusif gitu obligasinya, jadi selling point atau nilai jual bagi pelaku pasar dan teman-teman analis," sebut Reza. (Lihat videonya: Janda Bolong jadi Primadona saat Pandemi Harganya Mencapai Ratusan Juta)
Saat ini, Star Energy memiliki kapasitas produksi listrik sebesar 875 MW yang terdiri atas kapasitas sebesar 227 MW dari PLTP Wayang Windu, kemudian 377 MW di Salak, dan sebesar 271 MW di Darajat. (Rakhmat Baihaqi)
Pelaku pasar, ujar Reza, juga akan menyambut positif penerbitan obligasi tersebut. Hal itu terlihat dari alokasi dana yang akan digunakan oleh entitas BRPT tersebut.
"Sudah terlihat dana alokasinya mau digunakan apa saja, maka akan terlihat dampaknya ke Star Energy, yang nantinya akan memengaruhi kinerja BRPT, karena BRPT merupakan induk usaha," tuturnya.
Dia mengatakan secara garis besar pemberian obligasi ini akan menunjang operasional Star Energy dalam membangun energi terbarukan di Indonesia. "Apalagi dapat eksklusif gitu obligasinya, jadi selling point atau nilai jual bagi pelaku pasar dan teman-teman analis," sebut Reza. (Lihat videonya: Janda Bolong jadi Primadona saat Pandemi Harganya Mencapai Ratusan Juta)
Saat ini, Star Energy memiliki kapasitas produksi listrik sebesar 875 MW yang terdiri atas kapasitas sebesar 227 MW dari PLTP Wayang Windu, kemudian 377 MW di Salak, dan sebesar 271 MW di Darajat. (Rakhmat Baihaqi)
(ysw)
Lihat Juga :