Yes! Pakai Bahan Bakar Baru Ini, Masyarakat Tak Perlu Ganti Kompor
Selasa, 06 Oktober 2020 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian modifikasi kompor LPG konvensional ini disesuaikan dengan metode SNI 7368:2011 tentang kompor gas bahan bakar LPG satu tungku dengan sistem pemantik. Ada beberapa parameter, yaitu konsumsi satu jam tanpa beban, asupan panas, efisiensi, waktu pemanasan air dari suhu awal 200C hingga mencapai 900C, konsumsi energi untuk memanaskan air, serta nilai kalori.
Parameter efisiensi juga menggunakan perbandingan kompor LPG konvensional dan kompor yang dimodifikasi menggunakan bahan bakar LPG dan DME 100%. Pemanasan menggunakan panci dengan ukuran bervariasi, sebesar 220-260 mm. ( Baca juga:Gara-Gara Hal Ini, Rihanna Dituding Hina Islam )
Modifikasi sistem pengapian pada kompor LPG juga dilatarbelakangi oleh sejumlah penelitian sebelumnya. Pada tahun 2014, Tim KP3 Aplikasi Produk melakukan penelitian terhadap kompor LPG konvensional menggunakan LPG yang dicampur DME dan dan dibandingkan dengan LPG. Komposisi DME bervariasi, yaitu 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, dan 50%. Parameter yang digunakan adalah konsumsi panas, efisiensi bahan bakar dan kestabilan api.
Secara umum, hasil pengujian menunjukkan semakin tinggi kandungan DME pada campuran bahan bakar akan cenderung menurunkan asupan panas dan efisiensi kompor gas. "Masukan dari peneliti kompor gas semestinya didesain ulang secara tepat agar penggunaan DME sebagai bahan bakar juga tidak mengurangi kinerja kompor gas tersebut," pungkas Dadan.
Parameter efisiensi juga menggunakan perbandingan kompor LPG konvensional dan kompor yang dimodifikasi menggunakan bahan bakar LPG dan DME 100%. Pemanasan menggunakan panci dengan ukuran bervariasi, sebesar 220-260 mm. ( Baca juga:Gara-Gara Hal Ini, Rihanna Dituding Hina Islam )
Modifikasi sistem pengapian pada kompor LPG juga dilatarbelakangi oleh sejumlah penelitian sebelumnya. Pada tahun 2014, Tim KP3 Aplikasi Produk melakukan penelitian terhadap kompor LPG konvensional menggunakan LPG yang dicampur DME dan dan dibandingkan dengan LPG. Komposisi DME bervariasi, yaitu 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, dan 50%. Parameter yang digunakan adalah konsumsi panas, efisiensi bahan bakar dan kestabilan api.
Secara umum, hasil pengujian menunjukkan semakin tinggi kandungan DME pada campuran bahan bakar akan cenderung menurunkan asupan panas dan efisiensi kompor gas. "Masukan dari peneliti kompor gas semestinya didesain ulang secara tepat agar penggunaan DME sebagai bahan bakar juga tidak mengurangi kinerja kompor gas tersebut," pungkas Dadan.
(uka)
Lihat Juga :