Yes! Pakai Bahan Bakar Baru Ini, Masyarakat Tak Perlu Ganti Kompor
Selasa, 06 Oktober 2020 - 09:27 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melakukan uji coba penggunaan 100% bahan bakar dimethyl ether (DME) pada kompor liquefied petroleumgas (LPG) konvensional. Proses ini merupakan bagian dari modifikasi Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) ESDM dalam mengoptimalkan penggunaan DME di masyarakat.
"Salah satu modifikasi yang dilakukan saat ini adalah sistem pengapian kompor, terutama pada kepala burner dan nozzle," kata Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana di Jakarta, Selasa (5/10/2020). ( Baca juga:UU Ciptaker dan Membaiknya Kondisi Trump Bakal Memoles Rupiah Hari Ini )
Menurut Dadan, modifikasi ini bertujuan agar pengguna kompor LPG konvensional yang ingin beralih ke bahan bakar DME tidak perlu lagi membeli kompor khusus untuk bahan bakar DME. Pengguna hanya perlu membeli onderdil kompor yang terkait dengan sistem pengapian, sehingga pembakaran dapat berlangsung lebih sempurna.
Hasil penelitian Litbang ESDM menunjukkan nyala api kompor hasil modifikasi berwarna biru dan stabil, efisiensi bahan bakar DME naik 10% (dari 55% menjadi 65%).
"Konsumsi bahan bakar DME 1,3 kali lebih banyak dibandingkan dengan LPG, namun lebih kecil dari perhitungan teori yang seharusnya 1,6 kali," ujar Riesta Anggraeni selaku salah satu peneliti KP3 Aplikasi Produk.
Pengujian bahan bakar DME 100% juga diterapkan pada kompor semawar yang biasa digunakan UMKM (usaha menengah, kecil dan mikro) dan PKL (pedagang kaki lima). Hasilnya, sistem pengapian tidak jauh berbeda dengan kompor LPG konvensional.
"Ini membuktikan bahwa kompor semawar, yang selama ini menggunakan LPG juga punya potensial untuk beralih ke DME," ujar peneliti KP3 Aplikasi Produk, Cahyo Wibowo.
"Salah satu modifikasi yang dilakukan saat ini adalah sistem pengapian kompor, terutama pada kepala burner dan nozzle," kata Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana di Jakarta, Selasa (5/10/2020). ( Baca juga:UU Ciptaker dan Membaiknya Kondisi Trump Bakal Memoles Rupiah Hari Ini )
Menurut Dadan, modifikasi ini bertujuan agar pengguna kompor LPG konvensional yang ingin beralih ke bahan bakar DME tidak perlu lagi membeli kompor khusus untuk bahan bakar DME. Pengguna hanya perlu membeli onderdil kompor yang terkait dengan sistem pengapian, sehingga pembakaran dapat berlangsung lebih sempurna.
Hasil penelitian Litbang ESDM menunjukkan nyala api kompor hasil modifikasi berwarna biru dan stabil, efisiensi bahan bakar DME naik 10% (dari 55% menjadi 65%).
"Konsumsi bahan bakar DME 1,3 kali lebih banyak dibandingkan dengan LPG, namun lebih kecil dari perhitungan teori yang seharusnya 1,6 kali," ujar Riesta Anggraeni selaku salah satu peneliti KP3 Aplikasi Produk.
Pengujian bahan bakar DME 100% juga diterapkan pada kompor semawar yang biasa digunakan UMKM (usaha menengah, kecil dan mikro) dan PKL (pedagang kaki lima). Hasilnya, sistem pengapian tidak jauh berbeda dengan kompor LPG konvensional.
"Ini membuktikan bahwa kompor semawar, yang selama ini menggunakan LPG juga punya potensial untuk beralih ke DME," ujar peneliti KP3 Aplikasi Produk, Cahyo Wibowo.
Lihat Juga :