Kurang Optimal, Jokowi Pacu Lagi Korporasi Petani dan Nelayan

Selasa, 06 Oktober 2020 - 10:33 WIB
loading...
Kurang Optimal, Jokowi...
Petani memanen padi menggunakan mesin pencacah. Foto/Dok SINDOphoto/Adam Erlangga
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mendorong pengembangan korporasi untuk nelayan dan petani. Dia mengatakan hal ini dilakukan sebagai salah satu langkah melakukan transformasi ekonomi.

“Sebetulnya kita sudah sering membicarakan mengenai ini yaitu mengkorporasikan petani dan nelayan dalam tujuan meningkatkan taraf hidup mereka. Dan juga sekarang tentu saja dalam mewujudkan tranformasi ekonomi,” katanya saat membuka rapat terbatas, Selasa (6/10/2020).

Apalagi menurutnya saat ini adalah waktu yang tepat mengingat di tengah pandemi untuk sektor pertanian masih tumbuh positif. Bahkan sektor pertanian memiliki sumbangsih tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang dalam posisi mengalami perlambatan.

“Di kuartal kedua sektor pertanian tumbuh positif sebesar 16,24%. Dan pertumbuhan positif di sektor pertanian ini perlu kita jaga momentumnya sehingga bisa memberi dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan petani maupun nelayan,” ungkapnya. (Baca juga: Panen Padi Bersama Petani Minahasa Olly: Pertanian Penopang Daya Tahan Ekonomi Sulut )

Jokowi menilai nelayan dan petani perlu didorong untuk berkelompok dalam jumlah yang besar atau dalam sebuah korporasi. Dengan begitu diperoleh skala ekonomi yang efisien.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap Naik Kelas! Simak...
Siap Naik Kelas! Simak Formula Marketing Digital Terbaru Khusus UMKM dan Korporasi
Nawakara Perkuat Keamanan...
Nawakara Perkuat Keamanan Korporasi lewat Sistem Terintegrasi Realtime
Soal Bayar Utang Whoosh...
Soal Bayar Utang Whoosh Pakai APBN, Menko Airlangga Sebut Kalau Korporasi Banyak Cara
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Digital dalam Pengelolaan Keuangan Korporasi
Satukan Pemimpin Korporasi...
Satukan Pemimpin Korporasi dan Sosial untuk Memperkuat Ketahanan Bisnis
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Rekomendasi
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved