Ini Dia Strategi Bisnis Waskita Tetap Optimal di Tengah Pandemi
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 09:00 WIB
loading...
Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) tetap berkomitmen menerapkan perlindungan pegawai, vendor, pemasok, stakeholder lainnya dan kegiatan operasional dengan terus melakukan peningkatan penerapan protokol kesehatan , implementasi Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) berbasis integrasi IT yang dimiliki perusahaan saat ini, meskipun pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta kembali diberlakukan.
Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary PT Waskita Karya (Persero) Tbk Ratna Ningrum mengungkapkan, Waskita siap menjalani operasi perusahaan pada tingkat yang masih optimal menyesuaikan ketetapan pemerintah pusat dan daerah termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan tetap mengedepankan aspek QHSE dan perlindungan personel, baik dilingkungan kantor maupun di seluruh wilayah proyek.
“Diberlakukannya PSBB di wilayah DKI Jakarta menjadi momentum bagi kami untuk melakukan percepatan digitalisasi pengelolaan bisnis konstruksi dan kepatuhan protokol kesehatan adaptasi kebiasaan baru. Jadi pegawai perusahaan ke depan akan semakin terbiasa bekerja dari rumah maupun yang bekerja di kantor, dengan komposisi yang dinamis tanpa mengurangi produktivitas kerja,” kata Ratna Ningrum, di Jakarta, Jumat (9/10/2020).
Sementara itu, Ratna menerangkan, pemantauan kepatuhan Covid Safe di semua perimeter Waskita dilakukan dengan aplikasi Covid-19 Safe Management Information and Compliance (Cosmic) yang berasal dari Kementerian BUMN. “Sehingga oleh manajemen dan SATGAS Covid-19 Waskita dapat dipantau, diawasi dan dievaluasi setiap saat dan real time apabila ada risiko penyebaran Covid-19,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ratna menjelaskan bahwa Waskita masuk ke dalam 15 besar dari 108 perusahaan BUMN yang memiliki skor di atas 90% dalam mengimplementasikan Cosmic. ( Baca juga:UU Cipta Kerja Pastikan Dukung Penciptaan Lapangan Kerja )
Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary PT Waskita Karya (Persero) Tbk Ratna Ningrum mengungkapkan, Waskita siap menjalani operasi perusahaan pada tingkat yang masih optimal menyesuaikan ketetapan pemerintah pusat dan daerah termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan tetap mengedepankan aspek QHSE dan perlindungan personel, baik dilingkungan kantor maupun di seluruh wilayah proyek.
“Diberlakukannya PSBB di wilayah DKI Jakarta menjadi momentum bagi kami untuk melakukan percepatan digitalisasi pengelolaan bisnis konstruksi dan kepatuhan protokol kesehatan adaptasi kebiasaan baru. Jadi pegawai perusahaan ke depan akan semakin terbiasa bekerja dari rumah maupun yang bekerja di kantor, dengan komposisi yang dinamis tanpa mengurangi produktivitas kerja,” kata Ratna Ningrum, di Jakarta, Jumat (9/10/2020).
Sementara itu, Ratna menerangkan, pemantauan kepatuhan Covid Safe di semua perimeter Waskita dilakukan dengan aplikasi Covid-19 Safe Management Information and Compliance (Cosmic) yang berasal dari Kementerian BUMN. “Sehingga oleh manajemen dan SATGAS Covid-19 Waskita dapat dipantau, diawasi dan dievaluasi setiap saat dan real time apabila ada risiko penyebaran Covid-19,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ratna menjelaskan bahwa Waskita masuk ke dalam 15 besar dari 108 perusahaan BUMN yang memiliki skor di atas 90% dalam mengimplementasikan Cosmic. ( Baca juga:UU Cipta Kerja Pastikan Dukung Penciptaan Lapangan Kerja )
Lihat Juga :