Sri Mulyani: Angka Kemiskinan dan Pengangguran Melonjak Akibat Covid-19
Rabu, 06 Mei 2020 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
"Dari Tingkat Pengangguran Terbuka yang ditargetkan 4,8%-5%, dengan Covid-19 maka apa yang dilakukan pemerintah? Dari Kemenaker sudah muncul angka pengangguran melonjak 2 juta hanya dalam kurun waktu 1,5 bulan ini. Oleh karena itu kita perlu untuk melakukan berbagai langkah-langkah untuk jaga daya tahan dunia usaha dan langkah-langkah agar mereka tidak lakukan PHK," jelas Sri Mulyani.
Ia menegaskan hal ini memang tidak mudah. Sri Mulyani mengatakan, "kalau di berbagai negara, mereka memberi insentif ke perusahaan agar tidak PHK, seperti insentif pembayaran gaji ke perusahaan untuk subsidi dari pemerintah. Tapi itu untuk negara relatif kaya, Singapura juga bayar gaji ke perusahaan asal tidak PHK."
Hal tersebut, menurut Sri Mulyani, memang bisa menjadi pelajaran, namun dari segi kemampuan APBN untuk menanggung itu semua ada batas.
"Kita sekarang fokus pada Prakerja yang diharapkan bisa cover 5,6 juta yang bentuknya setengah bansos. Kami tingkatkan bersama Kemnaker langkah-langkah untuk tangani lonjakan pengangguran," pungkasnya.
Ia menegaskan hal ini memang tidak mudah. Sri Mulyani mengatakan, "kalau di berbagai negara, mereka memberi insentif ke perusahaan agar tidak PHK, seperti insentif pembayaran gaji ke perusahaan untuk subsidi dari pemerintah. Tapi itu untuk negara relatif kaya, Singapura juga bayar gaji ke perusahaan asal tidak PHK."
Hal tersebut, menurut Sri Mulyani, memang bisa menjadi pelajaran, namun dari segi kemampuan APBN untuk menanggung itu semua ada batas.
"Kita sekarang fokus pada Prakerja yang diharapkan bisa cover 5,6 juta yang bentuknya setengah bansos. Kami tingkatkan bersama Kemnaker langkah-langkah untuk tangani lonjakan pengangguran," pungkasnya.
(bon)
Lihat Juga :