Waduh, Gegara Covid-19 Indonesia Bisa Gagal Jadi Kekuatan Ekonomi Dunia

Senin, 12 Oktober 2020 - 13:03 WIB
loading...
Waduh, Gegara Covid-19...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, pandemi menghambat upaya untuk mencapai target Indonesia menjadi negara maju pada 2045. Makanya, pemerintah pun mewaspadai dampak pandemi Covid-19 yang bisa menimbulkan krisis pada Indonesia.

"Kita melihat perubahan yang sangat mendasar di dalam perekonomian Indonesia karena adanya pandemi ini. Namun demikian kita tetap di dalam tracking path karena kita ingin mewujudkan Indonesia emas 2045 menjadi negara maju," kata Suahasil dalam diskusi yang berlangsung secara daring, Senin (12/10/2030). ( Baca juga:Gara-gara Ekonomi Turun, Setoran Pajak Raib Rp500 Triliun )

Dia menjelaskan, visi Indonesia Emas 2045 adalah menargetkan produk domestik bruto atau PDB Indonesia mencapai USD7 triliun, sehingga mampu menjadi negara yang masuk sebagai lima besar kekuatan ekonomi dunia pada 2045.

"Cara pandang kami adalah Indonesia dalam upaya terus perbaiki perekonomian untuk capai visi emas 2045," ujarnya. ( Baca juga:Muhammadiyah Tegaskan Tak Ikut Aksi Tolak UU Cipta Kerja )

Dia menambahkan, transformasi ekonomi tetap harus dilakukan di tengah pandemi agar ketika krisis telah berakhir maka Indonesia siap melangkah dan melompat lebih jauh ke depan. Transformasi ekonomi dilakukan dengan memperhatikan komposisi perekonomian Indonesia, yaitu konsumsi rumah tangga yang berkontribusi 57% terhadap PDB, investasi berkontribusi 30% terhadap PDB, serta pengeluaran pemerintah.

"Pengeluaran pemerintah saat ini masih jadi tumpuan, namun setelah pandemi selesai, lalu ekonomi maju, maka konsumsi dan investasi diharapkan pick up," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Salurkan...
Pemerintah Salurkan Dana Bantuan Rp4 Miliar ke 52 Kabupaten Terdampak Bencana Sumatera
BRICS vs NATO: Siapa...
BRICS vs NATO: Siapa Pemilik Kekuatan Militer dan Ekonomi Terbesar di 2025?
Trump Ingin Rusia Kembali...
Trump Ingin Rusia Kembali ke G8, Pertanda Apa?
Arab Saudi dan Iran...
Arab Saudi dan Iran Gabung BRICS, Kekuatan Akan Tambah Dua Kali Lipat
Pede Ekonomi RI Tumbuh...
Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,2%, Wamenkeu Berharap Pemilu Tak Buat Investor Tunda Investasi
Indonesia Bisa Capai...
Indonesia Bisa Capai Potensi Digital Terbaiknya pada 2045
Ekonom : Narasi Pemakzulan...
Ekonom : Narasi Pemakzulan Presiden Prabowo karena Kondisi Ekonomi Tak Berbasis Data
Koperasi Pondok Pesantren...
Koperasi Pondok Pesantren Jadi Penggerak Ekonomi Pedesaan
Asta Cita Center dan...
Asta Cita Center dan GP Ansor Dukung Danantara, Energi Ekonomi Masa Depan
Rekomendasi
Asal-usul Nama Suro...
Asal-usul Nama Suro = Asyura? Simak Penjelasannya di Sini!
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Berita Terkini
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved