Hati-hati! Ketidakpastian Pasar Keuangan Masih Tinggi
Rabu, 14 Oktober 2020 - 10:27 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menilai ketidakpastian pasar keuangan global tetap tinggi, dipicu isu geopolitik seperti ketidakpastian pemilu Amerika Serikat (AS) dan perundingan Brexit, serta ketegangan hubungan dagang AS-China.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, perkembangan ini berdampak pada terbatasnya aliran modal ke negara berkembang dan menahan penguatan mata uang berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Perkembangan ini berdampak pada terbatasnya aliran modal ke negara berkembang dan menahan penguatan mata uang berbagai negara, termasuk Indonesia," kata Perry di Jakarta, Rabu (14/10/2020).
(Baca juga: Kelola Kartu Kredit Agar Tagihan Tak Mencekik, Gini Caranya )
Kendati demikian, perbaikan perekonomian global berlanjut sesuai prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi dunia terus membaik dipengaruhi besarnya stimulus fiskal di beberapa negara maju, terutama AS.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, perkembangan ini berdampak pada terbatasnya aliran modal ke negara berkembang dan menahan penguatan mata uang berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Perkembangan ini berdampak pada terbatasnya aliran modal ke negara berkembang dan menahan penguatan mata uang berbagai negara, termasuk Indonesia," kata Perry di Jakarta, Rabu (14/10/2020).
(Baca juga: Kelola Kartu Kredit Agar Tagihan Tak Mencekik, Gini Caranya )
Kendati demikian, perbaikan perekonomian global berlanjut sesuai prakiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi dunia terus membaik dipengaruhi besarnya stimulus fiskal di beberapa negara maju, terutama AS.
Lihat Juga :