Pengembalian Dana Nasabah Jiwasraya Jadi Beban Pemerintah Usai Mantan Bos Ditahan
Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah sebaiknya memberikan arahan yang jelas kepada direksi Jiwasraya untuk pengelolaan dana PMN. Pemerintah harus melampirkan kewajibannya dan target dari Direksi sebagai pengelola.
"Bagaimanapun bila dibandingkan, terlihat kewajibannya lebih besar dari anggaran PMN. Nah ini tantangan bagi direksi. Karena ujung-ujungnya harus masuk ke instrumen investasi juga," ujarnya.
(Baca Juga: Mantan Dirut Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Nasabah Engga Puas: Ingin Duit Kembali )
Dia meminta agar dana PMN dikelola dengan benar agar direksi saat ini tidak kembali merugi lalu minta pemerintah menyuntikkan PMN lagi. Menurutnya direksi harus punya hitungan bisnis untuk jumlah premi yang masuk, jumlah diinvestasikan, beban, berapa cadangan, berapa kemampuan di tahun pertama atau kedua dan berikutnya.
"Jadi harus ada kejelasannya karena mereka punya ahlinya. Pemilik polis juga harus paham walaupun sulit karena terlanjur emosi. Mungkin ada yang butuh untuk berobat dan sekolah anaknya. Saya sendiri juga paham bila dikondisi seperti itu. Tapi sekarang dalam kondisi pandemi covid19 sehingga semua dalam kondisi berat," ujarnya.
"Bagaimanapun bila dibandingkan, terlihat kewajibannya lebih besar dari anggaran PMN. Nah ini tantangan bagi direksi. Karena ujung-ujungnya harus masuk ke instrumen investasi juga," ujarnya.
(Baca Juga: Mantan Dirut Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Nasabah Engga Puas: Ingin Duit Kembali )
Dia meminta agar dana PMN dikelola dengan benar agar direksi saat ini tidak kembali merugi lalu minta pemerintah menyuntikkan PMN lagi. Menurutnya direksi harus punya hitungan bisnis untuk jumlah premi yang masuk, jumlah diinvestasikan, beban, berapa cadangan, berapa kemampuan di tahun pertama atau kedua dan berikutnya.
"Jadi harus ada kejelasannya karena mereka punya ahlinya. Pemilik polis juga harus paham walaupun sulit karena terlanjur emosi. Mungkin ada yang butuh untuk berobat dan sekolah anaknya. Saya sendiri juga paham bila dikondisi seperti itu. Tapi sekarang dalam kondisi pandemi covid19 sehingga semua dalam kondisi berat," ujarnya.
Lihat Juga :