Menparekraf Luncurkan We Love Bali di Bali Safari
Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
"Kami terpilih sebagai tempat rekreasi pertama yang buka saat lockdown. Kami tutup pada 27 Maret hingga 9 Juli 2020 lalu, dan setelah itu kami diizinkan buka karena protokol kesehatan yang bagus. Kami menjadi contoh yang baik bagi usaha rekreasi yang lain," ujar Colbert.
Usaha yang dilakukan Bali Safari antara lain melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh area, menyemprot mobil yang datang, menyiapkan banyak tempat cuci tangan dan hand-sanitizer, melakukan rapid tes bagi semua karyawan, serta memastikan kapasitas isi kendaraan dikurangi setengah dan selalu dibersihkan sebelum pengunjung lain masuk.
Dari sisi pengunjung, Bali Safari meminta setiap pengunjung mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari memastikan kondisi pengunjung dalam keadaan sehat saat berkunjung, pemeriksaan dengan temperatur suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak selama di area Bali Safari. Bahkan, mereka memastikan tidak ada interaksi langsung dengan satwa, melain berfoto tetap boleh dengan menjaga jarak.
(Infografis: Bali Kembali Dibuka, Pariwisata Juga Menyangkut Penyelamatan Ekonomi) Dalam acara peluncuran program ini, beberapa selebriti turut menyuarakan dukungan akan kebangkitan pariwisata Indonesia pada masa pandemi. Artis dan penulis, Happy Salma, dengan tegas menyatakan bahwa Bali Safari melambangkan simbol di Bali. Kalau Bali Safari dibuka, berarti Bali itu aman dan nyaman.
“Jadi, Bali Safari membawa efek domino ke semua tempat rekreasi keluarga yang aman dan dekat dengan alam. Bali Safari memberi kepercayaan diri kepada pengusaha lain untuk membuka usahanya," ujar Happy.
Ayu Laksmi, seniman, aktris, dan penyanyi menambahkan, Bali Safari adalah contoh keadaan yang sangat menginspirasi. Bahkan, dia menyebut bahwa tempat itu bisa mewakili kearifan lokal. “Pohon bisa berfungsi maksimal sebagai pohon yang kita hormati, demikian juga satwa menemukan rumahnya," ujar Ayu.
Usaha yang dilakukan Bali Safari antara lain melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh area, menyemprot mobil yang datang, menyiapkan banyak tempat cuci tangan dan hand-sanitizer, melakukan rapid tes bagi semua karyawan, serta memastikan kapasitas isi kendaraan dikurangi setengah dan selalu dibersihkan sebelum pengunjung lain masuk.
Dari sisi pengunjung, Bali Safari meminta setiap pengunjung mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari memastikan kondisi pengunjung dalam keadaan sehat saat berkunjung, pemeriksaan dengan temperatur suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak selama di area Bali Safari. Bahkan, mereka memastikan tidak ada interaksi langsung dengan satwa, melain berfoto tetap boleh dengan menjaga jarak.
(Infografis: Bali Kembali Dibuka, Pariwisata Juga Menyangkut Penyelamatan Ekonomi) Dalam acara peluncuran program ini, beberapa selebriti turut menyuarakan dukungan akan kebangkitan pariwisata Indonesia pada masa pandemi. Artis dan penulis, Happy Salma, dengan tegas menyatakan bahwa Bali Safari melambangkan simbol di Bali. Kalau Bali Safari dibuka, berarti Bali itu aman dan nyaman.
“Jadi, Bali Safari membawa efek domino ke semua tempat rekreasi keluarga yang aman dan dekat dengan alam. Bali Safari memberi kepercayaan diri kepada pengusaha lain untuk membuka usahanya," ujar Happy.
Ayu Laksmi, seniman, aktris, dan penyanyi menambahkan, Bali Safari adalah contoh keadaan yang sangat menginspirasi. Bahkan, dia menyebut bahwa tempat itu bisa mewakili kearifan lokal. “Pohon bisa berfungsi maksimal sebagai pohon yang kita hormati, demikian juga satwa menemukan rumahnya," ujar Ayu.
Lihat Juga :