Shein, Fashion Online 'Misterius' China Pesaing Zara dan H&M
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 12:39 WIB
loading...
Aplikasi belanja perusahaan fashion online asal China, Shein, diam-diam Shein telah mencapai 229,4 juta unduhan dibandingkan H&M 123,5 juta dan Zara 90,6 juta. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MADRID - Situs belanja fashion Shein asal China kemungkinan besar belum pernah Anda dengar sebelumnya. Namun jangan salah, perusahaan fashion online ini diam-diam menyaingi pemain yang lebih dulu mapan seperti Zara dan H&M.
Euromonitor bahkan menyebut Shein sebagai perusahaan fashion yang murni online terbesar di dunia, diukur dengan penjualan produk bermerek sendiri. Shein yang berbasis di Nanjing, didirikan pada 2008, membidik generasi media sosial "Gen Z" dan menggunakan influencer di Instagram dan TikTok, serta kode diskon, untuk menarik pembeli muda di pasar mode yang semakin ramai.
Perusahaan mode online ini mengunggah ratusan desain baru ke aplikasinya setiap minggu, menawarkan produk bergaya dengan harga relatif murah. Harga sebuah gaun di Shein sekitar setengah dari harga produk sejenis keluaran Zara, menurut survei harga Societe Generale baru-baru ini.
(Baca Juga: Memiliki Brand Sendiri Masih Menjadi Impian Fashionpreneur)
"Anda dapat menghemat uang, yang penting saat membeli pakaian karena mode berubah begitu cepat," kata Rebeca Rondon, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/10/2020). Siswa berusia 23 tahun di Valencia, Spanyol, itu dalam halaman Instagramnya membandingkan lusinan gaya dari Shein dan Zara secara langsung.
Pandemi Covid-19 telah meningkatkan penjualan online di peritel memberikan pemain yang murni online seperti Shein, Asos ASOS.L dari Inggris dan Zalando ZALG.DE dari Jerman keunggulan atas Zara ITX.MC milik Inditex dan H&M HMb.ST yang toko-toko pusat di kota-kota besar.
Pada bulan September, data Sensor Tower menunjukkan bahwa aplikasi Shein meraup 10,3 juta unduhan secara global dari seluruh App Store dan Google Play. Sebagai perbandingan, aplikasi seluler H&M "hanya" mencapai sekitar 2,5 juta, dan Zara 2 juta. Hingga saat ini, Shein telah mencapai 229,4 juta unduhan, dibandingkan H&M 123,5 juta dan Zara 90,6 juta.
Euromonitor bahkan menyebut Shein sebagai perusahaan fashion yang murni online terbesar di dunia, diukur dengan penjualan produk bermerek sendiri. Shein yang berbasis di Nanjing, didirikan pada 2008, membidik generasi media sosial "Gen Z" dan menggunakan influencer di Instagram dan TikTok, serta kode diskon, untuk menarik pembeli muda di pasar mode yang semakin ramai.
Perusahaan mode online ini mengunggah ratusan desain baru ke aplikasinya setiap minggu, menawarkan produk bergaya dengan harga relatif murah. Harga sebuah gaun di Shein sekitar setengah dari harga produk sejenis keluaran Zara, menurut survei harga Societe Generale baru-baru ini.
(Baca Juga: Memiliki Brand Sendiri Masih Menjadi Impian Fashionpreneur)
"Anda dapat menghemat uang, yang penting saat membeli pakaian karena mode berubah begitu cepat," kata Rebeca Rondon, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/10/2020). Siswa berusia 23 tahun di Valencia, Spanyol, itu dalam halaman Instagramnya membandingkan lusinan gaya dari Shein dan Zara secara langsung.
Pandemi Covid-19 telah meningkatkan penjualan online di peritel memberikan pemain yang murni online seperti Shein, Asos ASOS.L dari Inggris dan Zalando ZALG.DE dari Jerman keunggulan atas Zara ITX.MC milik Inditex dan H&M HMb.ST yang toko-toko pusat di kota-kota besar.
Pada bulan September, data Sensor Tower menunjukkan bahwa aplikasi Shein meraup 10,3 juta unduhan secara global dari seluruh App Store dan Google Play. Sebagai perbandingan, aplikasi seluler H&M "hanya" mencapai sekitar 2,5 juta, dan Zara 2 juta. Hingga saat ini, Shein telah mencapai 229,4 juta unduhan, dibandingkan H&M 123,5 juta dan Zara 90,6 juta.
Lihat Juga :