Wamendag Jerry Ingin UMKM Punya Daya Saing Internasional

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 16:58 WIB
loading...
Wamendag Jerry Ingin...
Wamendag mendorong agar produk barang dan jasa yang dihasilkan UMKM juga berdaya saing tinggi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu prioritas fasilitasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) . Pasalnya UMKM sudah terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam perekonomian Indonesia.

Jumlah UMKM Indonesia saat ini menurut Kementerian Koperasi dan UKM adalah 64 juta. Sementara jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai lebih dari 90% tenaga kerja nasional.

"Dari angka tersebut jelas UMKM strategis bagi ekonomi masyarakat. Oleh karena itu UMKM harus diberikan fasilitas agar mampu mempertahankan dan meningkatkan fungsinya tersebut," Kata Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengenai MoU antara Kemendag dan Pemprov Jateng, Kamis (15/10) lalu.

(Baca Juga: Kolaborasi, Kunci Memperkuat UMKM di Tengah Multikrisis Pandemi Covid-19)

MoU Pengembangan UMKM antara Kemendag dan Pemprov Jateng ditandatangani oleh Mendag Agus Suparmanto didampingi Wamendag Jerry Sambuaga dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. MoU itu merupakan respons atas pandemi Covid-19 yang berpengaruh besar dalam kegiatan ekonomi dan perdagangan, termasuk pada pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut Wamendag menekankan bahwa pembinaan UMKM harus punya paradigma baru, yaitu paradigma berdaya saing internasional. Pasalnya, menurut Jerry, keterbukaan ekonomi tidak bisa terhindarkan lagi. Arus perdagangan antarnegara akan makin intens. Oleh karena itu produk barang dan jasa yang dihasilkan UMKM juga harus berdaya saing tinggi.

"Ini adalah konteks yang kita hadapi sekarang. Kita harus memandangnya dengan positif dan pesimis. Pertama, paradigma kita adalah harus menganggap ini sebagai akselerator agar produk-produk UMKM makin meningkat kualitasnya. Kedua, kita justru harus melihat ini sebagai peluang UMKM untuk Go Internasional," kata Mantan Anggota Komisi I tersebut.

Jerry sendiri mencatat ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan UMKM agar bisa Go-Internasional. Pertama, kemendag akan makin meningkatkan dukungan kepada UMKM dengan produk dengan keunggulan komparatif agar keunggulan kompetitifnya meningkat. Kedua, bahwa UMKM Indonesia harus makin berbasis digital dan teknologi tinggi baik dalam operasi maupun produknya.

Dukungan agar UMKM punya keunggulan kompetitif oleh Kemendag selama ini dilakukan dengan berbagai sisi antara lain dalam sisi perdagangan yang mendukung penyediaan bahan baku, desain produk, sistem logistik dan lain-lain.

"Jangan lupa perjanjian internasional juga merupakan fasilitasi tak langsung kepada UMKM. adanya perjanjian perdagangan dan ekonomi sangat membantu mendapatkan tarif preferensi dan fasilitas untuk mencapai standar-standar yang lebih tinggi. Artinya UMKM akan bisa menjual barang dengan harga lebih rendah dan punya standar yang bisa diterima di negara mitra dagang Indonesia," kata Wamendag.

(Baca Juga: Bantu Serap Produk UMKM, Kemendag Gandeng 3 Perusahaan)

Sedangkan untuk yang kedua, Jerry melihat bahwa dengan dukungan teknologi UMKM kita juga harus bisa beroperasi dan menghasilkan produl berteknologi.

"Dalam hal operasi UMKM, digitalisasi itu yang terus kami dorong. Itu bukan hanya di sistem pembayaran seperti yang kami lakukan di Manado, tetapi juga dalam semua aspek operasi perdagangan. Kita mendorong digitalisasi sistem logistik, pemasaran dan lain-lain. Kami juga mengajak seluruh stake holder teknologi baik marketplace atau bahkan media sosial dan perusahaan teknologo agar bisa mendukung UMKM," ujarnya.

Sedangkan dalam hal perubahan produk, Jerry mengajak semua pelaku UMKM, khususnya generasi muda agar makin produktif dan percaya diri dalam memghasilkan produk digital dan teknologi. Ia melihat ini sebagai prospek yang sangat besar di masa depan untuk ekspor. Produk-produk digital seperti aplikasi dan game online akan makin besar pasarnya di masa depan dan bisa dilakukan dimana saja.

"Kita punya potensi. Itu yang harus dikembangkan. Dan kita harus percaya diri bahwa kita bisa menghasilkan produk teknologi semacam itu. Saya sudah berkeliling dan bertemu generasi muda potensial soal itu. Ini peluang dan kita pasti bisa memanfaatkan peluang itu," pungkas Wamendag.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Rekomendasi
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved