Berat..Berat, Bisnis Mal Baru Bisa Pulih jika Vaksin Ditemukan

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 19:37 WIB
loading...
Berat..Berat, Bisnis...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) memperkirakan bahwa pusat perbelanjaan atau mal tidak akan pulih sebelum vaksin ditemukan, dan vaksinasi itu dilakukan pada sebagian besar masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui, mal menjadi salah satu sektor usaha yang sangat terdampak pandemi Covid-19. Lesunya daya beli masyarakat dan sepinya pengunjung membuat pengusaha mal terus merugi. ( Baca juga: Jeritan Pilu Pengusaha Mal: Masyarakat Ogah Nongki-Nongki Lagi )

"Mal baru akan pulih menuju normal setelah vaksinasi dilaksanakan. Selama belum dilakukan, kami perkirakan belum bisa pulih beranjak menuju normal," ujar Ketua Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja dalam telekonfrensi, Jumat (16/10/2020).

Maka itu, lanjut dia, pengusaha mal sangat berharap dengan ketersediaan vaksin di Indonesia. Seperti, vaksin yang sedang diuji klinis oleh Bio Farma, pemerintah pun menargetkan produksinya sudah bisa dilakukan pada awal tahun 2021. ( Baca juga: Orang Dewasa Wajib Divaksin untuk Kesehatan Bersama )

"Jadi, diprediksi vaksinasi setidaknya baru akan dilakukan pada kuartal II-2021. Tentunya proses ini akan memakan waktu yang panjang karena besarnya jumlah penduduk Indonesia," ungkap dia.

Dia menambahkan, pandemi ini menekan pusat perbelanjaan sebab tingkat kunjungan mal turun drastis. "Dan juga seiring kebijakan pembatasan yang diterapkan pemerintah maupun respons kehati-hatian masyarakat terhadap transmisi Covid-19," tandas dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Mal Mulai Ramai Pembeli,...
Mal Mulai Ramai Pembeli, Tak Lagi Diserbu Rojali
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Mudik Gratis Bio Farma...
Mudik Gratis Bio Farma Lebaran 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Menuju Indonesia Emas,...
Menuju Indonesia Emas, Bio Farma Beri Edukasi Bagi Tenaga Medis-Kader Posyandu
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
Fenomena Rojali dan...
Fenomena Rojali dan Rohana di Jakarta, BI: Jangan Khawatir, Konsumsi Masih Aman
Radiofarmaka Pertama...
Radiofarmaka Pertama Buatan Dalam Negeri Resmi Didistribusikan
Rekomendasi
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
NATO Butuh 35-50 Brigade...
NATO Butuh 35-50 Brigade Baru Jika Ingin Menang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved