Puja Puji UU Cipta Kerja Oleh Bank Dunia Direspons Positif Bursa

Senin, 19 Oktober 2020 - 07:22 WIB
loading...
Puja Puji UU Cipta Kerja...
Adanya komentar positif Bank Dunia tentang Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja memberikan angin segar bagi pasar keuangan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Adanya komentar positif Bank Dunia tentang Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja memberikan angin segar bagi pasar keuangan . Menurut bank dunia, aturan itu menjadikan Indonesia lebih berdaya saing dan mendukung aspirasi jangka panjang bangsa untuk menjadi masyarakat yang sejahtera.

"Penghapusan pembatasan yang berat pada investasi menandakan bahwa Indonesia terbuka untuk bisnis," kata Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee di Jakarta, Senin (19/10/2020).

(Baca Juga: Bank Dunia: UU Cipta Kerja Jadi Sinyal Indonesia Terbuka untuk Bisnis )

Menurutnya, UU Cipta Kerja ini dinilai dapat membantu menarik investor lebih banyak menanamkan modalnya di Indonesia. Hingga akhirnya efek lanjutan yang ada mampu menciptakan lapangan kerja dan membantu Indonesia mengatasi masalah kemiskinan.

"Pelaku pasar keuangan sangat positif dengan UU ini sehingga penolakan keras akan menjadi sentimen negatif bagi pasar," katanya.

(Baca Juga: Bank Dunia Puji Terobosan Besar Pengesahan UU Cipta Kerja )

Dia menambahkan hadirnya beberapa sentimen mulai dari vaksin dan perkiraan kinerja emiten yang lebih baik di kuartal ke 3 membuat IHSG kami perkirakan akan menguat terbatas di pekan depan.

"Adapun Support IHSG berada di level 5.067 sampai 5.001 dan resistane di level 5.182 sampai 5.200. Cenderung SOS bila IHSG menguat untuk bisa BOW kembali ketika IHSG koreksi," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Berita Terkini
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Infografis
Pesawat Pengebom Rusia...
Pesawat Pengebom Rusia yang Paling Ditakuti Oleh Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved