Bank Dunia Puji Terobosan Besar Pengesahan UU Cipta Kerja

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 11:14 WIB
loading...
Bank Dunia Puji Terobosan...
World Bank memuji terobosa besar kehadiran UU Cipta Kerja. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Bank Dunia atau World Bank ikut membongkar agenda besar pemerintah di balik pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja. Berdasarkan laporan Bank Dunia UU Sapu Jagad yang baru disahkan antara pemerintah bersama DPR tersebut sebagai upaya melakukan reformasi besar menjadikan Indonesia lebih kompetitif dalam mendukung aspirasi jangka panjang yakni menyejahterakan masyarakat.

Kehadiran UU Cipta Kerja dianggap sebagai terobosan Pemerintah Indonesia dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi dan dan pertumbuhan jangka panjang yang tangguh di Indonesia. "Dengan menghapus berbagai pembatasan besar pada investasi dan memberikan sinyal bahwa Indonesia terbuka untuk bisnis, hal ini dapat membantu menarik investor, menciptakan lapangan kerja, dan membantu Indonesia memerangi kemiskinan," tulis laporan Bank Dunia seperti dikutip Jumat (16/10/2020).

Baca Juga: Omnibus Law Dituding Ompong Hadapi Pengusaha, Menaker Ida Nggak Rela

Bank Dunia berpendapat secara konsisten implementasi UU tersebut sangat penting. Dengan pelaksanaan yang konsisten World Bank memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Namun demikian, konsistensi juga perlu didukung sinergi antara pemerintah dengan stakeholder lainnya. Di sisi lain, Bank Dunia terus berkomitmen untuk bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam melakukan agenda reformasi menuju pemulihan ekonomi dan masa depan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat Indonesia. Baca Juga: Gercep! Jokowi Akhirnya Terima Naskah Akhir UU Cipta Kerja
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Bank Dunia Nilai RI...
Bank Dunia Nilai RI Tak Bisa Jadi Negara Maju: Susah Keluar dari Middle Income Trap
Pidato di Davos, Prabowo:...
Pidato di Davos, Prabowo: Kita Berkumpul saat Dunia Penuh Ketidakpastian
Rekomendasi
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved