Ketika 'Big Mac' Membuktikan Ekonomi China Sudah Ungguli Amerika

Senin, 19 Oktober 2020 - 12:50 WIB
loading...
A A A
Tingkat pertumbuhan ekonomi China telah tumbuh dengan kecepatan yang menakjubkan sekitar 10% selama hampir 30 tahun terakhir. Negara ini telah menyaksikan pertumbuhan yang mengejutkan di setiap sektor, dengan sektor manufaktur menjadi mesin kebangkitan secara keseluruhan.

(Baca Juga: Negara Lain Masih Terjebak dalam Resesi, Ekonomi China Bangkit Lebih Awal) Bloomberg melakukan kalkulasi sendiri terhadap data IMF, yang menunjukkan proporsi pertumbuhan dunia yang berasal dari China diperkirakan akan meningkat dari 26,8% pada 2021 menjadi 27,7% pada 2025. "Itu masing-masing lebih dari 15 dan 17 poin persentase, lebih tinggi dari AS bagian dari output global yang diharapkan," ungkap laporan itu.

Menurut perkiraan IMF, China akan tumbuh sebesar 8,2% tahun depan, turun satu poin persentase penuh dari perkiraan IMF pada bulan April tetapi cukup kuat untuk menyumbang lebih dari seperempat pertumbuhan global.

Dunia tidak bisa lagi menyangkal kekuatan super China sebagai ekonomi paling kuat di dunia. Fakta ini tidak bisa disingkirkan lagi. Kenaikan negara itu ke puncak tidak bisa dihindari, meski tidak ada yang menyangka akan secepat itu. Pandemi Covid-19 yang melanda negara-negara di dunia bahkan hanya membuat China semakin kuat, yang ironisnya adalah tempat asal virus tersebut.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Prabowo: Rakyat di Desa...
Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar Kok
Peran Yuan China Dalam...
Peran Yuan China Dalam Tata Keuangan Dunia Baru
Ekonomi China Melambat,...
Ekonomi China Melambat, Generasi Muda Hadapi Pengangguran dan Tekanan Hidup
Rekomendasi
Brad Pitt dan Ines de...
Brad Pitt dan Ines de Ramon Makin Mesra, Foto Perdana Resmi Muncul di Instagram
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tony Blair di Kertanegara Senin Malam Bahas Apa?
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved