Distributor Pupuk Harus Mempermudah Akses ke Petani
Rabu, 21 Oktober 2020 - 07:35 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk saat ini kartu tani tidak diwajibkan bagi petani yang belum memilikinya, namun tahun depan kartu tani ini sudah bisa diakses. Saat ini kebutuhan pupuk dalam tiga bulan ke depan harus dipenuhi,” ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian Sarwo Eddy mengatakan, dalam rangka memperbaiki tata kelola pupuk bersubsidi, Kementan bersama PT Pupuk Indonesia, seluruh dinas pertanian provinsi dan kabupaten, serta para distributor menyelenggarakan rapat monitoring dan pengelolaan distribusi pupuk bersubsidi. Adapun tambahan pupuk bersubsidi 1 juta ton sudah dialokasikan ke semua provinsi. (Lihat videonya: Dua Polisi yang Kawal Jogging Kena Sanksi Administratif)
“Dengan tambahan ini kita harapkan tidak ada masalah. Pupuk yang sudah berjumlah 8,9 juta ton itu kita harapkan segera didistribusikan ke lini ketiga distributor dan ke kios sehingga pupuk untuk musim tanam kedua bisa terpenuhi,” jelasnya. (Sudarsono)
Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian Sarwo Eddy mengatakan, dalam rangka memperbaiki tata kelola pupuk bersubsidi, Kementan bersama PT Pupuk Indonesia, seluruh dinas pertanian provinsi dan kabupaten, serta para distributor menyelenggarakan rapat monitoring dan pengelolaan distribusi pupuk bersubsidi. Adapun tambahan pupuk bersubsidi 1 juta ton sudah dialokasikan ke semua provinsi. (Lihat videonya: Dua Polisi yang Kawal Jogging Kena Sanksi Administratif)
“Dengan tambahan ini kita harapkan tidak ada masalah. Pupuk yang sudah berjumlah 8,9 juta ton itu kita harapkan segera didistribusikan ke lini ketiga distributor dan ke kios sehingga pupuk untuk musim tanam kedua bisa terpenuhi,” jelasnya. (Sudarsono)
(ysw)
Lihat Juga :