Selama Pandemi Covid-19, Layanan Logistik ASDP Meningkat
Kamis, 07 Mei 2020 - 21:42 WIB
loading...
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pasca penghentian sementara operasional penyeberangan penumpang dan kendaraan non barang, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) beralih fungsi dengan fokus melayani angkutan logistik barang di seluruh wilayah Indonesia.
Dari 7 cabang utama yang dilayani ASDP yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, Lembar, Batam, Bitung dan Kayangan, tercatat 688.836 unit kendaraan logistik mulai dari golongan V hingga IX telah dilayani selama periode Maret-April 2020.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengatakan, fokus ASDP saat ini menjaga agar penyeberangan logistik tetap berjalan lancar sehingga mobilisasi pasokan logistik ke seluruh Indonesia.
Hal ini selain telah diatur dalam Permenhub 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.
"Selama pandemi, ASDP hanya melayani angkutan logistik, trafik truk barang di sejumlah lintasan utama mengalami kenaikan. Di Merak dan Bakauheni rata-rata naik 2%-3%. Tercatat masing-masing cabang utama itu selama 2 bulan terakhir mengangkut 183.642 unit truk untuk Merak, dan Bakauheni sebanyak 178.920 unit, bila dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 181.629 unit (Merak), dan 175.677 unit (Bakauheni). Prediksi kami, mobilitas logistik terus meningkat jelang Idul Fitri," ujar Imelda di Jakarta, Kamis (7/5/2020).
Selain Merak dan Bakauheni, cabang utama yang juga mengalami peningkatan di cabang Batam dan Bitung. Dari cabang Batam, geliat logistik menunjukkan peningkatan 5% dibandingkan tahun lalu. Tercatat, jumlah truk barang selama Maret-April sebanyak 10.966 unit bila dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 10.438 unit.
Untuk Bitung, Sulawesi Utara tercatat kendaraan logistik yang dilayani mencapai 2.760 atau naik 4,5% dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.641 dan jumlah barang curah yang diangkut sebanyak 2.080 karung atau naik 600% dibandingkan tahun lalu yang hanya 343 karung.
Dari 7 cabang utama yang dilayani ASDP yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, Lembar, Batam, Bitung dan Kayangan, tercatat 688.836 unit kendaraan logistik mulai dari golongan V hingga IX telah dilayani selama periode Maret-April 2020.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengatakan, fokus ASDP saat ini menjaga agar penyeberangan logistik tetap berjalan lancar sehingga mobilisasi pasokan logistik ke seluruh Indonesia.
Hal ini selain telah diatur dalam Permenhub 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.
"Selama pandemi, ASDP hanya melayani angkutan logistik, trafik truk barang di sejumlah lintasan utama mengalami kenaikan. Di Merak dan Bakauheni rata-rata naik 2%-3%. Tercatat masing-masing cabang utama itu selama 2 bulan terakhir mengangkut 183.642 unit truk untuk Merak, dan Bakauheni sebanyak 178.920 unit, bila dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 181.629 unit (Merak), dan 175.677 unit (Bakauheni). Prediksi kami, mobilitas logistik terus meningkat jelang Idul Fitri," ujar Imelda di Jakarta, Kamis (7/5/2020).
Selain Merak dan Bakauheni, cabang utama yang juga mengalami peningkatan di cabang Batam dan Bitung. Dari cabang Batam, geliat logistik menunjukkan peningkatan 5% dibandingkan tahun lalu. Tercatat, jumlah truk barang selama Maret-April sebanyak 10.966 unit bila dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 10.438 unit.
Untuk Bitung, Sulawesi Utara tercatat kendaraan logistik yang dilayani mencapai 2.760 atau naik 4,5% dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.641 dan jumlah barang curah yang diangkut sebanyak 2.080 karung atau naik 600% dibandingkan tahun lalu yang hanya 343 karung.
Lihat Juga :