Selama Pandemi Covid-19, Layanan Logistik ASDP Meningkat
Kamis, 07 Mei 2020 - 21:42 WIB
loading...
A
A
A
"Salah satu fokus layanan ASDP ialah di sektor logistik karena sebagian besar wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan ini sangat tergantung dengan angkutan penyeberangan, utamanya dalam distribusi kebutuhan pokok. Kehadiran ASDP cukup penting bagi masyarakat yang berada di wilayah yang tidak terjangkau dengan akses jalan darat maupun udara," tutur Imelda.
Tidak hanya di wilayah barat dan tengah, layanan sektor logistik ASDP juga menjadi andalan di timur Indonesia, yakni di Papua. Di Cabang Merauke ASDP mengoperasikan 4 unit kapal yaitu KMP Bambit dan KMP Muyu dengan homebase di Merauke, lalu KMP Binar di Agats dan KMP Kokonao di Pomako.
"Keempat kapal ini menjadi andalan masyarakat di Papua, dari kota Merauke dan Timika dalam mendukung mobilitas dan pendistribusian kebutuhan bahan pokok hingga ke daerah pedalaman Asmat. Dengan jarak tempuh yang mencapai 1-2 hari melintasi laut bebas dan sungai, layanan kapal ASDP sangat dinantikan masyarakat," jelasnya.
Adapun pelayanan logistik di Merauke berjalan terjadwal sebanyak 2-3 kali trip ke wilayah pedalaman, dengan memuat barang curah berisi kebutuhan pokok. Selama bulan April, tercatat muatan curah yang dilayani mencapai 1.288 ton per meter kubik atau naik 201% dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 641 ton per meter kubik.
Tidak hanya di wilayah barat dan tengah, layanan sektor logistik ASDP juga menjadi andalan di timur Indonesia, yakni di Papua. Di Cabang Merauke ASDP mengoperasikan 4 unit kapal yaitu KMP Bambit dan KMP Muyu dengan homebase di Merauke, lalu KMP Binar di Agats dan KMP Kokonao di Pomako.
"Keempat kapal ini menjadi andalan masyarakat di Papua, dari kota Merauke dan Timika dalam mendukung mobilitas dan pendistribusian kebutuhan bahan pokok hingga ke daerah pedalaman Asmat. Dengan jarak tempuh yang mencapai 1-2 hari melintasi laut bebas dan sungai, layanan kapal ASDP sangat dinantikan masyarakat," jelasnya.
Adapun pelayanan logistik di Merauke berjalan terjadwal sebanyak 2-3 kali trip ke wilayah pedalaman, dengan memuat barang curah berisi kebutuhan pokok. Selama bulan April, tercatat muatan curah yang dilayani mencapai 1.288 ton per meter kubik atau naik 201% dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 641 ton per meter kubik.
(bon)
Lihat Juga :