Kemenperin Kembangkan SDM Bidang Industri Melalui Diklat 3 in 1

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 03:06 WIB
loading...
Kemenperin Kembangkan...
Kemenperin terus mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten di bidang industri. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten bidang industri melalui berbagai program kerja. Salah satunya melalui Diklat 3 in 1 yang meliputi pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga penempatan kerja. Program tersebut merupakan pelatihan berbasis kompetensi sebagai wujud nyata upaya mendorong lahirnya tenaga kerja kompeten sesuai kebutuhan industri.

Untuk mendorong pertumbuhan industri nasional, terdapat tiga pilar utama yang harus menjadi perhatian, yaitu investasi, teknologi, dan SDM. Dari ketiga komponen tersebut, potensi besar bagi Indonesia adalah ketersediaan SDM yang kompeten," kata Sekretaris Jenderal Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: Kemenperin Ungkap 3 Target Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi
https://ekbis.sindonews.com/read/201608/34/kemenperin-industri-kimia-wajib-hindari-resiko-bahan-berbahaya-1603141859
Ia menuturkan, program Diklat 3 in 1 juga diharapkan menjadi salah satu solusi pada saat pandemi, yang mana pertumbuhan ekonomi nasional sedang melambat akibat hantaman pandemi Covid-19, sehingga turut berpengaruh pada serapan tenaga kerja bidang industri. "Program Diklat 3 in 1 sekaligus merupakan upaya Kemenperin untuk berkontribusi menekan angka pengangguran," ujarnya.

Pada pelaksanaannya, para peserta Diklat 3 in 1 akan diberikan pembekalan keterampilan dasar, peningkatan keterampilan (up-skilling), serta pembaruan keterampilan (reskilling) yang didasarkan pada kebutuhan dunia industri saat ini. Eko menambahkan, pelatihan dengan sistem 3 in 1 tersebut telah dirintis Kemenperin sejak 2016 dan telah menghasilkan ratusan ribu tenaga kerja yang terserap pada berbagai sektor industri manufaktur. "Bahkan sejumlah, alumni Diklat 3 in 1 saat ini ada yang bekerja pada industri manufaktur di Jepang, ada juga turut andil dalam membangun sekaligus membesarkan industri kecil dan menengah," tuturnya.

Baca Juga: Kemenperin: Industri Kimia Wajib Hindari Resiko Bahan Berbahaya

Ia menyampaikan, Diklat 3 in 1 ini diikuti oleh total 1.602 orang peserta dengan berbagai jenis pelatihan, antara lain 190 peserta di BDI Medan untuk pelatihan operator mesin dan peralatan produksi pabrik kelapa sawit, operator produksi olahan makanan, serta keamanan pangan. Kemudian, sebanyak 130 orang mengikuti pelatihan pembuatan hiasan busana dengan mesin bordir manual dan pembuatan hiasan busana dengan alat jahit tangan di BDI Padang. Sementara itu, BDI Jakarta melatih 250 orang untuk menjadi operator garmen dan batik.

Selanjutnya, BDI Yogyakarta menggelar diklat jahit upper alas kaki dan assembling alas kaki untuk 444 peserta. Adapun di BDI Surabaya, 251 orang mengikuti pelatihan operator, supervisor, dan quality control garmen serta fiber optik. Lalu, BDI Denpasar melatih 117 orang dengan materi animasi, sedangkan Makassar memberikan pelatihan desain kemasan produk pangan dan aneka olahan berbasis rumput laut bagi 220 peserta. "Pelatihan dengan metode 3 in 1 diharapkan bisa memberikan bekal pengetahuan, keterampilan serta sikap kerja calon tenaga kerja yang akan bekerja, sekaligus menyiapkan tenaga kompeten serta memiliki daya saing," pungkas Eko.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Rekomendasi
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Chicco Jerikho dan Marsha...
Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Ungkap Tantangan Beradu Akting di Sinetron Terlanjur Mencintaimu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved