Dari Bos Minyak Hingga Dirut Industri Kapal, Ini Deretan Srikandi BUMN
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 10:33 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga tercatat dalam daftar 50 besar perempuan paling berpengaruh di dunia 2020 versi Fortune. Sebagai pemimpin salah satu BUMN terbesar di Indonesia, Nicke menempati posisi 16 dalam daftar tersebut.
Dia mengawasi Pertamina dengan pendapatan tahunan mencapai lebih dari 54,6 miliar dolar AS dan jumlah karyawan sekitar 32.000 orang di seluruh dunia.
Nicke lahir pada 25 Desember 1967 dan mulai bergabung dengan Pertamina sejak November 2017. Nicke juga pernah dipercaya menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus merangkap Plt. Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina.
Dia lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) ini pernah memenangkan Anugerah Perempuan Indonesia 2013 dari Kementerian BUMN, dan penghargaan Women's Work of Female Grace 2013 Indonesia dari Indonesia Asia Institute.
2. Alexandra W Askandar Wakil Dirut PT Bank Mandiri (Persero)
Alexandra W Askandar saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, dia menggantikan posisi Hery Gunadi. Sebelumnya, Alexandra menjabat sebagai direktur corporate Bank Mandiri. Sebelum diangkat jadi Wakil Dirut Bank Mandiri, jabatan terakhir Alexandra sebagai Direktur Corporate Banking.
Dalam karir perbankannya, dia pernah menduduki sejumlah posisi yang cukup penting yakni sebagai Group Head Corporate Banking pada 2015. Lalu pada 2016, Alexandra menjabat sebagai Senior Executive Vice President. Alexandra lahir pada 1972 dan merupakan lulusan Universitas Indonesia (UI) dan Boston University, Amerika Serikat (AS).
3. Dwina Septiani Wijaya - Dirut Perum Peruri
Dwina Septiani Wijaya saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) sejak November 2017. Mengutip laman resmi Perum Peruri, Dwina lahir di Salatiga pada 8 September 1965. Dia meraih Sarjana Strata Satu (S1) Teknik Sipil dan Perencanaan di Institut Teknologi Bandung, Indonesia pada 1989.
Gelar Magister di Trium Emba Program, New York University, USA pada 1993, London School of Economics (LSE) UK, HEC School of Management in Paris, France pada 2009.
Dalam karir, Dwina perna menjabat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN sejak Juli-November 2017, Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) periode 2013-2017, Direktur Keuangan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia 2009- 2013, Direktur Utama Bahana TCW Investment Management dari 2003-2009, Direktur Investasi PT Bahana TC 2002-2003, Manajer Portofolio Bahana TCW 1994-2000, serta Manajer Risiko Pengelolaan Dana PT Bank Niaga dari 1990-1994.
4. Ira Puspadewi - Dirut PT ASDP Ferry
Dia mengawasi Pertamina dengan pendapatan tahunan mencapai lebih dari 54,6 miliar dolar AS dan jumlah karyawan sekitar 32.000 orang di seluruh dunia.
Nicke lahir pada 25 Desember 1967 dan mulai bergabung dengan Pertamina sejak November 2017. Nicke juga pernah dipercaya menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus merangkap Plt. Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina.
Dia lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) ini pernah memenangkan Anugerah Perempuan Indonesia 2013 dari Kementerian BUMN, dan penghargaan Women's Work of Female Grace 2013 Indonesia dari Indonesia Asia Institute.
2. Alexandra W Askandar Wakil Dirut PT Bank Mandiri (Persero)
Alexandra W Askandar saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, dia menggantikan posisi Hery Gunadi. Sebelumnya, Alexandra menjabat sebagai direktur corporate Bank Mandiri. Sebelum diangkat jadi Wakil Dirut Bank Mandiri, jabatan terakhir Alexandra sebagai Direktur Corporate Banking.
Dalam karir perbankannya, dia pernah menduduki sejumlah posisi yang cukup penting yakni sebagai Group Head Corporate Banking pada 2015. Lalu pada 2016, Alexandra menjabat sebagai Senior Executive Vice President. Alexandra lahir pada 1972 dan merupakan lulusan Universitas Indonesia (UI) dan Boston University, Amerika Serikat (AS).
3. Dwina Septiani Wijaya - Dirut Perum Peruri
Dwina Septiani Wijaya saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) sejak November 2017. Mengutip laman resmi Perum Peruri, Dwina lahir di Salatiga pada 8 September 1965. Dia meraih Sarjana Strata Satu (S1) Teknik Sipil dan Perencanaan di Institut Teknologi Bandung, Indonesia pada 1989.
Gelar Magister di Trium Emba Program, New York University, USA pada 1993, London School of Economics (LSE) UK, HEC School of Management in Paris, France pada 2009.
Dalam karir, Dwina perna menjabat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN sejak Juli-November 2017, Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) periode 2013-2017, Direktur Keuangan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia 2009- 2013, Direktur Utama Bahana TCW Investment Management dari 2003-2009, Direktur Investasi PT Bahana TC 2002-2003, Manajer Portofolio Bahana TCW 1994-2000, serta Manajer Risiko Pengelolaan Dana PT Bank Niaga dari 1990-1994.
4. Ira Puspadewi - Dirut PT ASDP Ferry
Lihat Juga :