Punya Nilai-nilai Unik, Ekonomi Syariah Harus Diterapkan di Semua Aspek Kehidupan
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 13:55 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menerapkan ekonomi keuangan syariah secara menyeluruh di setiap aspek kehidupan. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, nilai-nilai ekonomi keuangan syariah dianggap pas dengan nilai-nilai kemasyarakatan Indonesia.
"Kesamaan nilai-nilai tersebut mendorong keinginan diterapkannya sistem ekonomi syariah lebih menyeluruh di setiap aspek kehidupan," kata Sri Mulyani dalam Webinar Strategis Nasional bertajuk "Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Dunia", Sabtu (24/11/2020).
(Baca juga: Menuju Pusat Halal Dunia, Ma'ruf Amin Sebut 4 Fokus Pembangunan Ekonomi Syariah )
Kata dia, ekonomi dan keuangan syariah memiliki nilai-nilai unik, seperti kejujuran, keadilan, tolong-menolong, profesional, serta keberpihakan pada kelompok lemah. Sehingga, sangat cocok untuk diterapkan di Indonesia. "Ekonomi dan keuangan syariah tentu sangat dinantikan oleh seluruh umat dan masyarakat Indonesia," jelasnya.
Sementara itu, pemerintah juga melakukan pendantanganan kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam mendorong potensi ekonomi syariah. Diantaranya adalah pengembangan industri halal.
(Baca juga: Gus Nur Alias Sugi Nur Raharja Sosok Kontroversial yang Kerap Sindir NU )
"Indonesia menuju pusat produsen halal dunia. Sertifikasi halal produk ekspor dan membangun sistem ketertelusuran halal, sebagai langkah Indonesia jadi prudusen dan sekaligus jadi pemimpin industri halal dunia," tegasnya.
"Kesamaan nilai-nilai tersebut mendorong keinginan diterapkannya sistem ekonomi syariah lebih menyeluruh di setiap aspek kehidupan," kata Sri Mulyani dalam Webinar Strategis Nasional bertajuk "Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Dunia", Sabtu (24/11/2020).
(Baca juga: Menuju Pusat Halal Dunia, Ma'ruf Amin Sebut 4 Fokus Pembangunan Ekonomi Syariah )
Kata dia, ekonomi dan keuangan syariah memiliki nilai-nilai unik, seperti kejujuran, keadilan, tolong-menolong, profesional, serta keberpihakan pada kelompok lemah. Sehingga, sangat cocok untuk diterapkan di Indonesia. "Ekonomi dan keuangan syariah tentu sangat dinantikan oleh seluruh umat dan masyarakat Indonesia," jelasnya.
Sementara itu, pemerintah juga melakukan pendantanganan kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam mendorong potensi ekonomi syariah. Diantaranya adalah pengembangan industri halal.
(Baca juga: Gus Nur Alias Sugi Nur Raharja Sosok Kontroversial yang Kerap Sindir NU )
"Indonesia menuju pusat produsen halal dunia. Sertifikasi halal produk ekspor dan membangun sistem ketertelusuran halal, sebagai langkah Indonesia jadi prudusen dan sekaligus jadi pemimpin industri halal dunia," tegasnya.
(ind)
Lihat Juga :