Tiga Cara Angkasa Pura II Optimalkan Stimulus PSC di Lima Bandara
Minggu, 25 Oktober 2020 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Dia menilai, pemberian kebijakan pemerintah yang memberikan stimulus PSC ke lima bandara tersebut sudah tepat, karena pergerakan penumpang di lima bandara itu mencerminkan 75% total pergerakan penumpang di 19 bandara AP II.
Guna memanfaatkan stimulus tersebut, lanjut Awaluddin, AP II menjalankan tiga strategi. Pertama, memastikan ketersediaan slot penerbangan di bandara. Dalam hal ini, lima bandara yang termasuk di dalam skema stimulus PSC oleh pemerintah akan memastikan ketersediaan slot penerbangan yang dibutuhkan maskapai.
“PT Angkasa Pura II secara aktif berkoordinasi dengan maskapai. Apa yang dibutuhkan maskapai, akan kami upayakan bisa dipenuhi khususnya terkait dengan slot penerbangan. Misalnya, kami akan tetap membuka bandara jika ada penerbangan malam hari yang landing di luar waktu operasional yang diumumkan. Artinya, kami memastikan tersedianya slot bagi maskapai,” jelas dia.
Kedua, berkoordinasi dengan maskapai untuk meningkatkan rute dan destinasi. Menurut Awaluddin, harapan dari adanya stimulus ini adalah harga tiket pesawat menjadi lebih rendah sehingga merupakan momen yang tepat bagi bandara dan maskapai untuk membuka kembali rute domestik yang sempat ditutup di tengah pandemi.
Ketiga, berkoordinasi dengan maskapai untuk meningkatkan frekuensi penerbangan. Melalui stimulus PSC, tentunya dapat meningkatkan permintaan/demand terhadap penerbangan.
Guna memanfaatkan stimulus tersebut, lanjut Awaluddin, AP II menjalankan tiga strategi. Pertama, memastikan ketersediaan slot penerbangan di bandara. Dalam hal ini, lima bandara yang termasuk di dalam skema stimulus PSC oleh pemerintah akan memastikan ketersediaan slot penerbangan yang dibutuhkan maskapai.
“PT Angkasa Pura II secara aktif berkoordinasi dengan maskapai. Apa yang dibutuhkan maskapai, akan kami upayakan bisa dipenuhi khususnya terkait dengan slot penerbangan. Misalnya, kami akan tetap membuka bandara jika ada penerbangan malam hari yang landing di luar waktu operasional yang diumumkan. Artinya, kami memastikan tersedianya slot bagi maskapai,” jelas dia.
Kedua, berkoordinasi dengan maskapai untuk meningkatkan rute dan destinasi. Menurut Awaluddin, harapan dari adanya stimulus ini adalah harga tiket pesawat menjadi lebih rendah sehingga merupakan momen yang tepat bagi bandara dan maskapai untuk membuka kembali rute domestik yang sempat ditutup di tengah pandemi.
Ketiga, berkoordinasi dengan maskapai untuk meningkatkan frekuensi penerbangan. Melalui stimulus PSC, tentunya dapat meningkatkan permintaan/demand terhadap penerbangan.
Lihat Juga :