Sri Mulyani 'Konsultasi' Soal APBN Pandemi ke Mahasiswa Almamaternya
Senin, 26 Oktober 2020 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi pilihan mau belanja nambah, atau belanja turun karena pendapatan lagi turun? Apakah harus menambah utang, dan juga tidak populer dan mungkin kita tidak menginginkan memberikan warisan kepada generasi ke depan. Atau sebaiknya kita menaikkan pajak dalam situasi pembayar pajak pun tidak mendapatkan penerimaan," jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya ingin mengetahui pilihan dari pandangan soal kebijakan para peserta. Dan mengapa kebijakan tersebut dipilih serta bagaimana pengimplementasiannya.
"Pertanyaan pertama saya. Coba jelaskan pilihan policy apa yang akan Anda lakukan dan mengapa? Dan bagaimana menjalankannya," tanya Sri Mulyani.
Menanggapi pertanyaan dari Sri Mulyani, tim A menyebut belanja harus tetap optimal dan menimbulkan manfaat bagi masyarakat. Meskipun saat ini kondisinya sedang tidak baik akibat pandemi Covid-19.
Peserta tersebut menambahkan, belanja harus tetap optimal dengan memprioritaskan sektor kesehatan. Di sisi lain belanja juga harus memperhatikan pemulihan ekonomi nasional dan bantuan sosial bagi masyarakat.
"Kami sangat sepakat saat ini sedang tidak baik dan dihadapi oleh seluruh negara di dunia. Tentu sepakat juga tidak kebijakan yang bisa menyenangkan semua pihak sehingga akan muncul juga trade off dan juga pilihan-pilihan bagi pemerintah untuk memilih kebijakan mana yang bisa menghasilkan manfaat bagi masyarakat," jawab salah seorang peserta dari Grup A.
Sementara itu, dari sisi pembiayaan, pemerintah tetap masih berutang. Namun dari tim A menyarankan agar utang yang ditarik berfokus pada protofilonya yang ada di dalam negeri.
Oleh karena itu, dirinya ingin mengetahui pilihan dari pandangan soal kebijakan para peserta. Dan mengapa kebijakan tersebut dipilih serta bagaimana pengimplementasiannya.
"Pertanyaan pertama saya. Coba jelaskan pilihan policy apa yang akan Anda lakukan dan mengapa? Dan bagaimana menjalankannya," tanya Sri Mulyani.
Menanggapi pertanyaan dari Sri Mulyani, tim A menyebut belanja harus tetap optimal dan menimbulkan manfaat bagi masyarakat. Meskipun saat ini kondisinya sedang tidak baik akibat pandemi Covid-19.
Peserta tersebut menambahkan, belanja harus tetap optimal dengan memprioritaskan sektor kesehatan. Di sisi lain belanja juga harus memperhatikan pemulihan ekonomi nasional dan bantuan sosial bagi masyarakat.
"Kami sangat sepakat saat ini sedang tidak baik dan dihadapi oleh seluruh negara di dunia. Tentu sepakat juga tidak kebijakan yang bisa menyenangkan semua pihak sehingga akan muncul juga trade off dan juga pilihan-pilihan bagi pemerintah untuk memilih kebijakan mana yang bisa menghasilkan manfaat bagi masyarakat," jawab salah seorang peserta dari Grup A.
Sementara itu, dari sisi pembiayaan, pemerintah tetap masih berutang. Namun dari tim A menyarankan agar utang yang ditarik berfokus pada protofilonya yang ada di dalam negeri.
Lihat Juga :